ASDP Catat Lalin Penyeberangan Merak-Bakauheni Naik 2,6%, Diperkirakan Akan Terus Meningkat

0
99
Reporter: Rommy Yudhistira

PT ASDP Indonesia Ferry mencatat secara agregat lalu lintas penyeberangan Merak-Bakauheni meningkat 2,6%, dan diperkirakan akan terus bergerak hingga akhir Desember 2025. Dan peningkatan itu disebut masih dalam batas aman.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pemantauan posko Merak memperlihatkan pergerakan kendaraan roda 4 termasuk bus masih mendominasi dari Jawa menuju Sumatra.
“Sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional, Merak-Bakauheni kami pastikan tetap terkendali. Puncak arus mudik libur Tahun Baru diprediksi terjadi pada 30-31 Desember 2025. Namun seluruh skema operasional telah disiapkan agar layanan berjalan lancar dan tertib,” kata Heru dalam keterangan resminya pada Senin (29/12).
Berdasarkan data pemantauan posko Merak, kata Heru, H+2 Natal jumlah kendaraan roda 4 yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatra mencapai sekitar 4.000 unit. Angka ini, naik 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.980 unit kendaraan.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Merak Umar Isman Batubara menambahkan, kesiapsiagaan petugas menjadi faktor kunci.
“Kami menjaga alur kendaraan tetap mengalir, mulai dari akses masuk hingga proses bongkar muat petugas disiagakan di seluruh titik pelayanan untuk memastikan standar keselamatan, dan kenyamanan tetap terjaga,” kata Umar.
Dari sisi Pelabuhan Bakauheni, ujar Umar, arus kendaraan dari Sumatra menuju Jawa menunjukkan dinamika yang berbeda. Kendaraan roda dua masih mendominasi dengan lonjakan signifikan. Tercatat 1.459 unit sepeda motor menyeberang pada H+2, atau meningkat 67,3% dari tahun sebelumnya sebanyak 872 unit.
Sedangkan kendaraan roda 4 tercatat 3.460 unit, hal itu mencerminkan arus balik bertahap yang terkendali. Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, Umar menyebutkan, tercatat 2.770 unit truk menyeberang dari Sumatra ke Jawa, atau naik 1,7% dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.724 unit. Jumlah bus mencapai 351 unit, meningkat 340 unit.
Secara keseluruhan, kata Umar, total kendaraan dari Sumatra ke Jawa pada H+2 sebanyak 8.040 unit, atau naik 8,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Masih kata Umar, ASDP mengimbau masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal.

Leave a reply

Iconomics