Kemenpar Pastikan Keselamatan Wisatawan, Simak Cara Reschedule dan Refund Tiket Bromo Tengger Semeru

0
9

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menjadi perhatian Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Kemenpar memantau perkembangan kebakaran di area tersebut.

Kemenpar mendukung penuh keputusan penutupan sementara akses wisata Gunung Bromo sampai kondisi dinyatakan aman oleh otoritas yang berwenang.

Kementerian Pariwisata mengimbau wisatawan untuk tidak memaksakan perjalanan menuju kawasan yang ditutup dan selalu mengikuti informasi resmi dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru serta pemerintah daerah. Kementerian Pariwisata juga meminta industri pariwisata memberikan informasi yang jelas dan membantu penyesuaian perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, total pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket online pada 9 hingga 15 Agustus 2026 sebanyak 3.062 orang, dengan komposisi wisatawan nusantara sebanyak 2.671 orang dan wisatawan mancanegara 391 orang.

Bagi wisatawan yang memiliki jadwal kunjungan mulai 9 hingga 11 Agustus 2026 atau hingga kawasan kembali dibuka, saat ini dapat melakukan opsi reschedule dan refund.

Pengajuan reschedule akan dibebaskan dari biaya perubahan jadwal dan berlaku hingga 31 Desember 2026. Sementara, refund untuk pengembalian dana secara penuh akan dilakukan melalui transfer langsung ke rekening/e-wallet.

Wisatawan yang ingin mengajukan reschedule dan refund dapat mengisi link https://bit.ly/form-refund-reschedule-karhutla-bromo. Selanjutnya, wisatawan dapat mengunggah bukti tiket atau bukti pembayaran. Konfirmasi pengajuan reschedule dan refund akan didapat melalui email atau WhatsApp.

Adapun batas waktu pengisian formulir hingga 31 Agustus 2026. Sementara, proses refund membutuhkan waktu selama 3 hingga 14 hari kerja. Untuk informasi lebih lanjut, wisatawan dapat mengecek IG resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (@bbtnbromotenggersemeru) atau customer support (085117788005 / 085158891328).

Baca Juga :   BPS Catat Pertumbuhan Wisatawan Mancanegara Naik Tinggi, Wisman dari Malaysia yang Paling Banyak

Dari sisi akomodasi, berdasarkan informasi dan koordinasi Kemenpar dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), saat ini masih belum ada mekanisme khusus untuk refund dan reschedule hotel. Proses refund dan reschedule masih menggunakan format normal.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics