KAI Tingkatkan Kapasitan di Seluruh Layanan di Hampir Seluruh Indonesia
Vice President Public Relations KAI Anne Purba/Dok. KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meningkatkan kapasitas di hampir seluruh layanan kereta api jarak jauh dan lokal, untuk mengantisipasi lonjakan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Karena itu, kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, KAI menyiapkan sekitar 3,5 juta tempat duduk, atau meningkat sekitar 3% dibandingkan periode sebelumnya. Kemudian, KAI commuter menyiapkan sekitar 41 juta tempat duduk atau meningkat 10%.
Selanjutnya, kata Anne, KAI bandara menyiapkan sekitar 488 ribu tempat duduk. Dan, KAI wisata mencatat peningkatan signifikan menjadi sekitar 21 ribu tempat duduk atau naik 179%.
Pada layanan perkotaaan, lanjut Anne, LRT Sumsel menyiapkan sekitar 586 ribu tempat duduk, dan LRT Jabodebek sekitar 4,4 juta tempat duduk atau meningkat 7,7%. Secara keseluruhan, kapasitas angkut KAI Group, di luar layanan Whoosh, dan kereta api Makassar-Parepare, mencapai sekitar 50 juta tempat duduk atau meningkat 8,9% dibandingkan angkutan Nataru tahun sebelumnya.
Masih kata Anne, kesiapan yang dilakukan KAI fokus pada penguatan aspek keselamatan, keandalan operasional, dan peningkatan kebermanfaatan layanan bagi masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui penambahan kapasitas angkut, penyesuaian frekuensi perjalanan, dan pengaturan layanan khusus pada malam pergantian tahun.
“KAI Group memastikan seluruh sarana, prasarana, serta sumber daya manusia berada dalam kondisi siap operasi melalui rangkaian pemeriksaan, pengujian, dan pengawasan berlapis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di penghujung tahun,” kata Anne dalam keterangan resminya pada Rabu (31/12).
Untuk mengantisipasi lonjakan pada Tahun Baru 2026, kata Anne, pihaknya menyiapkan layanan khusus dengan pengaturan operasional. LRT Jabodebek memperpanjang jam operasional pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 pukul 01.44 WIB.
Perpanjangan operasional, kata Anne, dilakukan untuk mengakomodasi arus balik penumpang setelah perayaan tahun baru. LRT Jabodebek memberlakukan tarif khusus akhir pekan, sementara pada malam 31 Desember 2025 tetap menerapkan tarif normal sesuai ketentuan jarak dan waktu perjalanan.
Lebih jauh Anne mengatakan, KAI commuter mengoperasikan 45 perjalanan tambahan pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, dengan jam layanan hingga pukul 03.00 WIB. Tambahan perjalanan tersebar di lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tanjung Priok, dan Tangerang.