Blibli Bukukan Pendapatan Neto Konsolidasi Rp 14,8 T di Semester I/2026, Naik 55% YoY
CEO & Co-Founder Blibli Kusumo Martanto/Dok. Iconomics
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) membukukan pendapatan neto konsolidasi sebesar Rp 14,8 triliun pada Semester I/2026. Jumlahnya meningkat 55% secara tahunan (yoy) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya hanya Rp 9,5 triliun.
CEO & Co-Founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan, pihaknya pun mencatat komisi dari transaksi (take rate) sebesar 9,0% pada Semester I/2026, dari sebelumnya 8,6% pada Semester I/2025. Kinerja itu didukung segmen retail 1P dan retail 3P, dan merupakan hasil dari pertumbuhan laba bruto sebelum diskon 17% yoy.
“Semester I/2026 semakin menunjukkan ketangguhan ekosistem omnichannel terintegrasi kami serta konsistensi kami dalam menjalankan strategi jangka panjang,” kata Kusumo dalam keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, kata Kusumo, Blibli pun membukukan beban operasional konsolidasi terhadap total nilai uang dari seluruh transaksi (TPV) dari 72% pada Semester I/2025, menjadi 6,3% pada 6 bulan pertama 2026. Capaian tersebut menghasilkan peningkatan kinerja pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) konsolidasi terhadap TPV sebesar 170 basis point.
“Di tengah pola belanja konsumen yang semakin selektif dan persaingan pasar yang ketat, kami berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang sehat sekaligus terus meningkatkan profitabilitas. Kemajuan ini mencerminkan fokus kami pada pertumbuhan yang berkualitas, investasi yang disiplin dan keunggulan operasional, alih -alih mengejar pertumbuhan dengan segala cara,” tambahnya.
Blibli pun, kata Kusumo, memperluas kapabilitas omnichannel dengan menambah 36 toko baru pada setengah tahun 2026. Ada sekitar 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, serta 1 toko fashion dan olahraga.
Kemudian, lanjut Kusumo, Blibli mengelola 60 gerai supermarket, dan 30 home and living experience centers. Dalam kesempatan yang sama, Blibli memperkenalkan layanan pengiriman “prioritas” yang memberikan jaminan pesanan pelanggan tiba mulai dari 30 menit sejak pembayaran diselesaikan.
“Secara keseluruhan, berbagai kapabilitas tersebut semakin memperkuat proposisi nilai unik dari ekosistem Blibli Tiket. Keunggulan kompetitif kami tidak bertumpu pada satu platform atau aset tertentu, melainkan pada integrasi merek -merek terpercaya, teknologi, logistik, titik interaksi fisik, hubungan dengan pelanggan, serta data ekosistem,” ujar Kusumo.