Pelni Sudah Jual Tiket Sekitar 214 Ribu di Periode Libur Sekolah dengan Diskon 30%
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) telah menjual sekitar 214 ribu tiket pada periode libur sekolah, dengan jadwal keberangkatan 20 Juni-15 Agustus 2026. Penjualan tiket ditopang dari program diskon tarif tiket kapal Pelni sebesar 30% yang berlaku sejak 6 Juni 2026.
Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan, pihaknya memproyeksikan sekitar 694 ribu penumpang akan merasakan manfaat stimulus transportasi dari pemerintah. Potongan harga berlaku pada tarif dasar tiket, serta tidak termasuk komponen asuransi dan pass pelabuhan.
Sebagai contoh, untuk perjalanan Surabaya-Makassar dengan tarif dasar sekitar Rp 309 ribu, penumpang memperoleh potongan sekitar Rp 93 ribu, atau 30% dari tarif dasar. Dengan demikian, harga tiket yang semula sekitar Rp 357 ribu yang terdiri atas tarif dasar, pass pelabuhan, dan asuransi, menjadi sekitar Rp 265 ribu setelah memperoleh diskon.
“Program ini menghemat cukup signifikan bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk bepergian. Kami berharap kebijakan ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah yang dilayani kapal Pelni,” kata Ditto dalam keterangan resminya pada Rabu (24/6).
Kemudian, kata Ditto, pihaknya mengingatkan masyarakat bahwa kuota diskon tarif tiket bersifat terbatas, dan mengikuti ketersediaan alokasi anggaran yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, Pelni mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalan, dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi.
Kami mengajak masyarakat untuk segera memesan tiket melalui seluruh channel penjualan resmi Pelni, baik melalui aplikasi Pelni Mobile, website Pelni, contact center 162 maupun mitra penjualan resmi lainnya,” ujar Ditto.