BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Sebelumnya, melalui program BNI Berbagi, bantuan kebutuhan dasar telah menjangkau sejumlah wilayah, yakni Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.
0
11

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui layanan kesehatan, trauma healing, penyediaan air bersih, serta bantuan logistik di sejumlah wilayah terdampak.

Salah satu dukungan tersebut dihadirkan melalui Posko BNI Berbagi BUMN Peduli NTT di Lapangan Berdikari, Danga, Mbay. Posko ini menyediakan layanan kesehatan, fasilitas trauma healing, tenda pengungsian, air bersih, serta dukungan logistik untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya BNI untuk merespons kebutuhan masyarakat secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan. Melalui layanan kesehatan, trauma healing, serta dukungan kebutuhan dasar lainnya, kami berharap masyarakat terdampak dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Fasilitas trauma healing dihadirkan sebagai bagian dari dukungan pemulihan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk mendapatkan pendampingan sekaligus membantu memulihkan kondisi emosional setelah menghadapi bencana.

Baca Juga :   Menteri BUMN: BNI Melakukan Fungsinya yang Baik untuk Pengembangan Usaha Diaspora

Selain itu, BNI turut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, air bersih, serta kebutuhan pokok guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di lokasi terdampak.

Untuk mendukung pelayanan dan penanganan di lapangan, BNI juga menempatkan tenda di sejumlah wilayah, antara lain Maumere, Kewapante, Ritapiret, Cibal, Ruteng, Borong, dan Mbay.

Penempatan tenda disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi, baik untuk mendukung aktivitas layanan kesehatan dan pelayanan masyarakat maupun sebagai ruang perlindungan sementara bagi warga.

Sebelumnya, melalui program BNI Berbagi, bantuan kebutuhan dasar telah menjangkau sejumlah wilayah, yakni Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng. Dukungan tersebut diberikan secara bertahap untuk membantu masyarakat dan pengungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat sekaligus mendukung pemulihan pascabencana.

Okki menambahkan, BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan kebutuhan dan bentuk dukungan lanjutan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

“BNI bersama BUMN lainnya akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait untuk memastikan dukungan dapat diberikan secara tepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak,” kata Okki.

Baca Juga :   BNI Bagi Dividen dan Siapkan 7 Kebijakan Strategis 2021

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan peran sosialnya dalam mendukung masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat sekaligus memperkuat proses pemulihan pascabencana.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam perjalanan 80 tahun BNI untuk terus “Melayani Sepenuh Hati” serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics