Groundbreaking Smelter Freeport Indonesia, Presiden: Kita Ingin Nilai Tambah Itu Ada di Sini

0
702

Presiden Joko Widodo meresmikan groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, pada hari ini (12/10).

Smelter dengan nilai investasi mencapai Rp42 triliun ini dibangun di atas lahan seluas 100 hektar. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kapasitas desain 1,7 juta ton konsentrat per tahun.

Peresmian ini menandai dimulainya tahap konstruksi smelter, setelah sejumlah tahapan dilakukan termasuk Front-End Engineering Design, reklamasi dan penguatan lahan, serta rekayasa detail yang sudah dimulai sejak akhir 2018. Hingga saat ini, kemajuan pembangunan smelter telah mencapai 8%.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia masuk dalam kategori 7 negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. “Ini yang banyak kita enggak tahu,” ujarnya dalam sambutan.

“Potensi yang sangat besar ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi kita,” tambah Presiden.

Presiden tidak mau smelter dari tambang yang ada di Indonesia ini adanya di luar negeri, seperti di Spanyol dan Jepang yang mengacu pada tempat pengolahan sebagian konsentrat tembaga Freeport Indonesia selama ini.

Baca Juga :   Pemerintah Perpanjang Izin Operasi Freeport di Grasberg, Hingga Cadangan Habis

“Inilah kenapa smelter PT Freeprot ini dibangun di dalam negeri yaitu di Gresik Provinsi Jawa Timur,” tegas Presiden.

Presiden menyamapikan setelah menguasai 51% saham Freeprot Indonesia, pemerintah mendorong agar perushaaan tambang ini membangun smelter di dalam negeri.”Karena sekali lagi kita ingin nilai tambah itu ada di sini,” ujarnya.

Salah satu nilai tambah yang nyata itu adalah lapanan kerja. Selama masa konstruksi, proyek smelter ini akan menyerap sekitar 40 ribu tenaga kerja.

“Dengan membangun smelter di dalam negeri maka ini akan memperkuat hilirisasi industri. Saya akan perintah satu per satu perusahaan apa pun, swasta maupun BUMN yang berakitan dengan tambang minerba untuk masuk ke hiliriasi. Untuk apa? Agar komoditas kita lebih tinggi nilainya, tidak kirim mentah-mentah, tidak kirim dalam bentuk raw material. Memberikan nilai tambah bagi negara artinya akan memberikan income yang lebih tinggi kepada negara. Kemudian, menciptkan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ini goal yang penting bagi rakyat dan tentu saja membuat bangsa kita semakin mandiri, semakin maju,” ujarnya.

Baca Juga :   Politikus PDI Perjuangan Ini Desak IMIP Realisasikan Uang Duka untuk Korban Ledakan Tungku Smelter

Dalam siaran pers terpisah, PT Freeprot Indonesia menyampaikan bahwa peresmian groundbreaking ini menegaskan komitmen perusahaan untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018.
“Kewajiban pembangunan smelter tertuang dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian tak terpisahkan dari izin keberlanjutan operasi PTFI hingga 2041,” ujar Tony Wenas, Presiden Direktur PTFI.

Konsentrat tembaga yang dipasok ke smelter ini berasal dari tambang bawah tanah terbesar di dunia yang dikelola PTFI, dimana 98% karyawannya adalah putra putri terbaik bangsa yang berasal dari berbagai suku dan daerah, baik di Papua dan daerah lainnya di Indonesia.

Tony mengungkapkan bahwa di tengah berbagai tantangan pandemi Covid-19, PTFI terus melakukan penyesuaian dan memastikan pembangunan tetap berjalan dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar
area kerja.

PTFI menggandeng PT Chiyoda International Indonesia untuk melakukan pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) di tahap konstruksi. Tahap ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi setidaknya 40.000 tenaga kerja (secara kumulatif) yang direkrut melalui perusahaan kontraktor. PTFI akan mendorong perusahaan kontraktor agar memaksimalkan perekrutan masyarakat lokal untuk mengisi bidang-bidang pekerjaan tertentu.

Baca Juga :   Amman Targetkan Smelter Kelar Tahun 2023

Acara groundbreaking ini juga dihadiri oleh sejumlah Menteri dan pejabat daerah diantaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri
ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics