Tahun 2022, Merck akan Pertahankan Kinerja Positif, Optimistis Tumbuh Lebih dari Industri

0
469

PT Merck Tbk akan mempertahankan kinerja positif yang telah diraih sepanjang tahun 2021 lalu pada tahun ini. Manjamen optimistis pertumbuhan kinerja Perseroan akan berada di atas rata-rata pertumbuhan industri.

Kinerja positif pada tahun ini sudah terlihat pada tiga bulan pertama 2022. Pada kuartal pertama 2022, Perseroan meraih pendapatan sebesar Rp302 miliar, meningkat 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp253 miliar.  Sementara untuk laba usaha meningkat dari Rp69 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp81 miliar, atau meningkat sebesar 18%.

“Perseroan tetap optimis landasan digitaliasi yang telah dikembangkan semakin kokoh, dan  akan mendukung Perseroan untuk mencapai target pertumbuhan di atas pasar, dan bertekad akan berfokus pada upaya pengembangan sektor privat,” ujar Presiden Direktur PT Merck Tbk Evie Yulin, pada acara paparan publik, Rabu (25/5).

Evie menjelaskan kinerja positif sepanjang kuartal pertama 2022 ini ditopang oleh pertumbuhan positif yang terjadi pada produk inti Perseroan. Ia menyampaikan produk kardio baik reguler (private market) maupun JKN, sama-sama tumbuh positif.

Baca Juga :   Di Luar AS dan Eropa, Merck Pilih Bangun Digital Hub di Singapura

Produk kedua yang mendorong pertumbuhan pada kuartal satu ini adalah produk-produk fertility seperti untuk bayi tabung atau  in vitro fertilization. “Kita melihat juga walaupun  ada Covid, klinik-klinik itu juga cepat kembali bisa dibuka sehingga proses in vitro fertilization atau pembuatan bayi tabung dari banyak pasien bisa tetap terjadi,” ujar Evie.

Produk lain yang juga mendorong pertumbuhan pada kuartal pertama 2022 ini adalah produk-produk terkait tiroid dan diabtes. Permintaan terhadap produk-produk ini meningkat seiring dengan pemahana terhadap penatalaksanaan masalah tiroid dan dibates yang juga berjalan dengan baik.

“Intinya hampir semua produ-produk inti mengalami pertumbuhan yang sangat baik di kuartal satu,” ujar Evie.

Lebih lanjut, Evie mengungkapkan tahun ini Perseroan mencanangkan akan tumbuh di atas pasar. “Market kurang lebih [tumbuh] 4,5% dan kita mencanangkan selalu tumbuh di atas market samapi akhir tahun ini,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, salah satu strategi penting Perseroan adalah dengan mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar. “Hampir semua terapeutik area saat ini kita sudah market leader dan juga at the same time kita akan launch beberapa new product dan melakukan kesiapan untuk launch beberapa produk di tahun 2023 dan 2024,” ujar Evie.

Baca Juga :   Bukukan Kinerja Positif pada Tahun 2021, Merck Tbk Tebar Dividen Rp107,5 Miliar

Strategi lainnya yang tak kalah penting adalah terkait people dan culture. “Saat ini kita mencanangkan high performance culture, high impact performance. Kita ingin semua yang kita lakukan ini memberikan impact terhadap target audiens kita dalam hal ini pasien dan juga terhadap internal employee,”ujarnya.

Perseroan juga menggunakan data sebagai basis dalam setiap pengambilan keputusan. Karena itu, digitalisasi terus diperkuat. “Kita sudah melakukan transformasi yang cukup cepat sejak tahun 2019 dan tahun ini lebih kepada pemanfaatan dari data yang ada itu dalam pembuatan keputusan dan at the same time kita  juga melakukan customer engagement yang lebih spesifik,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics