Garap 7 Destinasi Penerbangan Luar Negeri, Garuda Fokuskan Bali
Komisaris Garuda Indonesia Yenny Wahid, Komisaris Utama Triawan Munaf dan Dirut Irfan Setiaputra/The Iconomics
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan 7 tujuan wisata sebagai langkah menggenjot sektor pariwisata karena terdampak wabah virus corona. Garuda disebut akan fokus mengedepankan 1 provinsi terlebih dahulu untuk penerbangan luar negeri.
“Jadi nanti akan dikaitkan dengan 7 destinasi berikut yaitu Denpasar – Delhi, Denpasar – Mumbai, Denpasar – Bangkok, Denpasar – Brisbane, Denpasar – Kuala Lumpur dan Denpasar – Dilli,” kata Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf di Jakarta beberapa waktu lalu.
Triawan mengatakan, fokus penerbangan luar negeri untuk 1 provinsi dan mengkaitkannya dengan 7 destinasi itu adalah Bali. Sebab, daerah itu yang paling merasakan penurunan kunjungan wisatawan utamanya turis asing. Dengan strategi itu, Triawan optimistis pariwisata Bali akan kembali bergairah.
“Di Bali kan kosong, menurun kan itu wisatawan mancanegaranya, kita ingin meningkatkan lagi Bali dan menggairahkan lagi Bali,” kata Triawan.
Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah akan memberi insentif berupa potongan harga tiket pesawat sekitar 25% dari keseluruhan kapasitas kursi yang ada dalam pesawat. Tujuannya untuk meningkatkan aktivitas penerbangan hingga 20%.
Dari kebijakan Budi Karya itu, Triawan berharap persentase sekitar 20% tersebut bisa sesuai dan mencapai target. Sementara itu, Direktur Utama Garuda Irfan Setiabudi berharap insentif yang diberikan pemerintah bisa berdampak positif bagi maskapai khususnya Garuda Indonesia.
“Insentif yang dari pemerintah diharapkan dapat memberikan pendapatan ketika musibah (corona) sedang mewabah,” kata Irfan.