Smart Global Holdings (SGH) Bertransformasi Merek Jadi Penguin Solutions dan Tetap Jaga Kualitas
Vice President and MD, APej Penguin Solutions Lin-Hoe Foong (kiri), Vice President, Global Marketing, Advanced Computing Penguin Solutions Stephen Greene (kanan)/Iconomics
Smart Global Holdings (SGH) bertransformasi merek menjadi Penguin Solutions yang merupakan perusahaan yang menyediakan solusi infrastruktur teknologi informasi, komputasi tepi (edge computing), memori, dan LED. Sejatinya Penguin Solutions sudah ada sejak dahulu di Indonesia, dengan merek Stratus Technologies.
Stratus Technologies, kata Vice President, Global Marketing, Advanced Computing Penguin Solutions Stephen Greene, kemudian diakuisisi SGH, dan mengubah merek menjadi Penguin Solutions. Meski bertranformasi, SGH tetap menjaga kualitas, dan berupaya memperkuat posisi perusahaan dalam menghadirkan solusi komputasi berkinerja tinggi.
Khusus untuk produk komputasi tepi, kata Stephen, Penguin Solutions mengajak pelanggan yang ada di Indonesia untuk melihat secara langsung proses penyimpanan data, melalui perangkat yang dikelola perusahaan ini. Selain komputasi tepi, Penguin Solutions pun menawarkan layanan kecerdasan buatan (AI), dan komputasi kinerja tinggi (HPC).
“Misalnya konsumen tahu data center A, itu bisa diajak ke sana, atau mungkin mereka tahunya perusahaan B, itu juga bisa dijadikan contoh,” kata Stephen dalam acara media interview di Gioi Menteng, Jakarta, Kamis (31/7).
Kendati demikian, kata Stephen, pihaknya menilai terbatasnya infrastruktur perusahaan untuk mengadopsi AI menjadi tantangan tersendiri bagi Penguin Solutions. Mengenai itu, perusahaan akan mencarikan solusi bagi klien, salah satunya dengan menyusun peta jalan.
“Jadi AI ini nanti akan digunakan seperti apa, desain roadmap-nya seperti apa, dan juga desain model yang sudah diciptakan itu dicoba, hasilnya seperti apa, kurang lebih seperti itu untuk meyakinkan konsumen. Walaupun rebranding terjadi, tetapi produk-produknya tetap available dan sama kuatnya,” tambah Stephen.
Potensi Bisnis di Indonesia
Sementara itu, kata Vice President and MD, APej Penguin Solutions Lin-Hoe Foong menambahkan, pihaknya melihat potensi bisnis yang masih bisa terus dikembangkan. Adapun beberapa sektor yang dibidik Penguin Solutions antara lain, sektor transportasi, manufaktur, dan kesehatan.
Dari sisi sektor transportasi, kata Lin-Hoe, masih berjalannya sejumlah proyek transportasi di Indonesia, membuka peluang bagi Penguin Solutions untuk berpenetrasi di sektor tersebut. Penguin Solutions melalui produk Stratus Technologies sudah mendukung beberapa teknologi pada layanan moda transportasi di Indonesia.
“Ke depannya sektor transportasi ini memang menjadi sektor yang hangat. Karena tidak hanya MRT Jakarta, nanti juga akan dibangun untuk fase yang kedua. Kemudian juga akan dibangun di berbagai wilayah lain di Indonesia. Contoh lainnya, di jalan tol, kalau sekarang masih pakai tap e-money, nanti ke depannya mungkin ada sistem mobil itu langsung lewat, tapi sudah auto charge,” ujar Lin-Hoe.
Lin-Hoe melanjutkan, sektor lainnya yang juga menjadi incaran yakni manufaktur, dan kesehatan. Kedua sektor tersebut berupaya untuk menggunakan AI sebagai teknologi yang mendukung kinerja, dan efisiensi. “Untuk mengarah ke sana, walau sekarang masih berusaha, itu benar-benar ingin mengeksplorasi sektor kesehatan, karena itu sangat menjanjikan ke depannya,” tutur Lin-Hoe.