Danantara Fokus pada Nilai Investasi Tinggi dan Berkualitas karena Ciptakan Lapangan Kerja

0
65
Reporter: Rommy Yudhistira

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menerapkan strategi fokus pada nilai investasi yang tinggi, dan berkualitas. Apalagi investasi yang berkualitas dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan.

Menurut CEO Danantara Rosan Roeslani, pemerintah ingin menjadikan investasi sebagai salah satu instrumen untuk membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya. Dan itu dinilai sebagai pekerjaan rumah semua pihak untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

“Salah satu cara untuk menciptakan lapangan pekerjaan, tentunya dengan investasi yang masuk dari dalam dan luar negeri,” kata Rosan saat menjadi pembicara di acara “Investor Daily Summit 2025” di Jakarta, Rabu (8/10).

Selanjutnya, kata Rosan, masih ada tantangan yang harus dibenahi dari sisi kualitas tenaga kerja di Indonesia. Pembenahan kualitas tenaga kerja, akan sejalan dengan minat para investor untuk menanamkan modalnya.

Merujuk pada data saat ini, kata Rosan, dari 152 juta orang tenaga kerja sebesar 45% merupakan lulusan sekolah dasar (SD). Kemudian, untuk tingkat SMP sebesar 17%, SMA kurang lebih 21%, dan pendidikan tinggi kurang lebih 14%.

Baca Juga :   OJK Membeberkan Potensi Fintech dan Keuangan Berkelanjutan di Inggris

“Oleh sebab itu, program vokasional training menjadi hal yang sangat penting, yang menjadi skala prioritas dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia kita. Yang memang kalau kita bicara investasi memang targetnya menjadi sangat tinggi untuk kita mencapai 8% (target pertumbuhan ekonomi),” kata Rosan.

Pemerintah, kata Rosan, menargetkan nilai investasi yang masuk sebesar Rp 13,03 ribu triliun pada periode 2025-2029. Dengan target nilai investasi itu, pemerintah pun optimistis mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 8% di 2029.

“Memang pada 2024 kita tercapai, dalam 2025 pada semester I kita sesuai dengan target kita, dan saya sedang menunggu untuk angka kuartal III ini. Karena dengan ini kembali lagi penciptaan lapangan pekerjaan, investasi yang masuk, bisa kita capai, dan punya dampak positif,” ujar Rosan.

Leave a reply

Iconomics