Salesforce Luncurkan Agentforce Bahasa Indonesia, Era Baru AI yang Bekerja Berdampingan dengan Manusia

0
66

Salesforce, perusahaan global di bidang Customer Relationship Management (CRM) berbasis Artificial Intelligence (AI), resmi meluncurkan Agentforce dalam Bahasa Indonesia di Jakarta, Rabu (3/12),

Agentforce adalah Agentic AI atau kecerdasan buatan yang dapat bekerja berdampingan dengan manusia. AI ini memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan dan menghasilkan actionable items yang dirancang untuk benar-benar dapat bertindak sesuai standar operasional, membuat keputusan, dan mengeksekusi tindakan. Inilah yang membedakannya dari AI konvensional yang umumnya hanya memberikan rekomendasi tanpa eksekusi.

Andreas Diantoro, Presiden Direktur Salesforce Indonesia mengatakan kehadiran Agentforce dalam Bahasa Indonesia ini menandai langkah penting dalam pengembangan teknologi AI agentik di Tanah Air, sekaligus membuka peluang baru bagi bisnis untuk mempercepat transformasi digital, meningkatkan efisiensi operasional, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih unggul.

Employee Agent, solusi Salesforce lainnya, kini juga sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan agenda besar Pemerintah Indonesia untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi sebelum 2045. Untuk mencapai target tersebut, ekonomi nasional perlu tumbuh hingga 8 persen per tahun, dengan produktivitas sebagai pendorong utama. Teknologi AI diproyeksikan memainkan peran sentral: kontribusinya terhadap PDB Indonesia diperkirakan dapat mencapai US$366 miliar dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :   Navigasi Public Affairs 2026: Menjawab Uncertainty dengan Agility, Adaptif dan Kekuatan Personal Relationship

“Salesforce memiliki posisi yang strategis untuk membantu mendorong visi ekonomi Indonesia menuju  tahap berikutnya. Yakni, dengan membantu bisnis menjadi Agentic Enterprise, sebuah model kerja baru di mana AI meningkatkan kapasitas manusia, bukan menggantikannya,” kata Andreas Diantoro, Presiden Direktur Salesforce Indonesia. 

Menurutnya, bisnis tidak dapat lagi menggunakan pendekatan wait-and-see dalam mengadopsi AI agentik. “Ada peluang besar bagi bisnis untuk menciptakan jalan baru dengan memanfaatkan AI, tenaga kerja dinamis Indonesia, dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah,” kata Andreas.

Salesforce memposisikan Agentforce sebagai fondasi bagi terbentuknya Agentic Enterprise, yakni model organisasi di mana manusia dan agen AI bekerja berdampingan. Lewat Agentforce 360, perusahaan dapat memadukan kolaborasi manusia, agen, aplikasi, dan data untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis.

Agentforce Service, platform layanan pelanggan generasi terbaru, kini tersedia 24/7 dan mampu memberikan dukungan proaktif berbasis data real-time. Teknologi ini membantu perusahaan merespons lebih cepat, menekan biaya, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Keunikan platform ini terletak pada kolaborasi penuh antara manusia dan agen AI, mulai dari kontak pertama hingga penyelesaian kasus.

Baca Juga :   Peran Kunci AI dan ML Mengatasi Tantangan Sektor Manufaktur Moderen di Indonesia

Sementara itu, Employee Agent berfungsi sebagai asisten digital pribadi bagi setiap karyawan. Agen AI ini tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga mengambil tindakan secara proaktif—mulai dari menjadwalkan rapat, memperbarui peluang bisnis, hingga membantu proses onboarding. Employee Agent terintegrasi langsung dalam platform kerja seperti Slack dan perangkat seluler, memungkinkan karyawan menghemat waktu dan fokus pada tugas-tugas bernilai tinggi.

Salesforce resmi hadir di Indonesia pada Agustus 2023. Pertumbuhannya terbilang pesat dengan jumlah karyawan kini mencapai 90 orang.

Didirikan oleh Mark Benioff pada Februari 1999, Salesforce didirikan dengan visi awal agar usaha kecil dan menengah bisa mengadopsi teknologi kelas dunia yang sebelumnya hanya bisa digunakan perusahaan besar.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics