Indonet Luncurkan Logo Baru, Strategi Rebranding Perusahaan

0
112
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Indointernet Tbk (Indonet) meluncurkan identitas logo baru, sekaligus menandai nilai terbaru dari perusahaan. Indonet menjadikan momentum perubahan logo sebagai bagian dari strategi rebranding perusahaan.

Direktur Sales & Marketing Indonet Yudie Haryanto mengatakan, peluncuran logo menjadi simbol dari transformasi besar yang memperkuat posisi Indonet sebagai penyedia infrastruktur digital di Indonesia. Sejak berdiri pada 1994, Indonet tercatat baru mengganti logo perusahaan pada 2025 ini.

Identitas baru itu, kata Yudie, mencerminkan semangat visioner, tangkas, dan tangguh, dan sejalan dengan percepatan ekonomi berbasis data. Peluncuran logo pun menandai komitmen Indonet dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional, dengan memperluas jangkauan layanan, hingga komputasi awan (cloud).

Secara filosofis, ujar Yudie, logo baru Indonet mengandung makna yang kuat. Warna oranye dipilih untuk merepresentasikan energi, optimisme, dan semangat muda, serta menggambarkan karakter perusahaan yang bergerak dinamis di tengah perubahan teknologi.

Logo baru Indonet, lanjut Yudie, menampilkan pola visual yang terinspirasi dari kode biner (binary), yang tumbuh dari bentuk kecil ke besar. Hal itu menunjukkan proses transformasi digital yang progresif dan berkelanjutan, juga melambangkan perjalanan Indonet dari penyedia layanan konektivitas, menuju penyedia infrastruktur digital nasional yang berdaya saing global.

Baca Juga :   RUPS Mind Id Ubah Jajaran Direksi dan Tambah Jabatan Baru, Berikut Ini Susunannya

“Kami percaya bahwa identitas baru yang lebih kuat dan menyatu ini akan memperkuat posisi kami serta menegaskan komitmen Indonet dalam menyediakan solusi infrastruktur digital yang berdampak di seluruh Indonesia,” kata Yudie dalam keterangan resminya pada Rabu (3/12).

Dari sisi kinerja, Direktur Operasional Indonet Agus Ariyanto menambahkan, pihaknya terus memperkuat jaringan fiber optik yang telah dilaksanakan sejak 2024. Indonet memiliki jalur fiber strategis di Jakarta, yang terhubung dengan kawasan industri lebih dari 100 kilometer. Jaringan milik Indonet 100% menggunakan kabel tanam yang mendukung konektivitas andal, dan berkelanjutan.

Dengan kedalaman pemasangan 1,5-2 meter, kata Agus, fiber yang tertanam jauh lebih terlindungi, dari risiko putus, cuaca ekstrem, dan faktor eksternal lainnya. Adanya terobosan itu, memungkinkan operasi jaringan yang diberikan Indonet lebih stabil, dan aman.

“Saat ini, koneksi antar-data center menjadi aspek yang sangat kritikal dan menuntut tingkat high-availability yang tinggi. Seiring dengan growth traffic yang terus meningkat antar data center, dibutuhkan jaringan yang andal dan siap menjawab kebutuhan tersebut,” kata Agus.

Baca Juga :   Allianz Life Indonesia Angkat 2 Direksi Baru, Siapa Saja?

Masih kata Agus, identitas baru dan ekspansi infrastruktur menjadi fondasi bagi Indonet untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memperkuat posisi sebagai mitra infrastruktur digital di Indonesia.

“Oleh karena itu, sebagai pionir infrastruktur digital di Indonesia, Indonet melakukan ekspansi jaringan untuk memastikan konektivitas antar data center dapat berjalan dengan stabilitas tinggi dan performa terbaik,” ujar Agus.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics