OJK Apresiasi Komitmen Danamon Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Generasi Muda
PT Bank Danamon Indonesia Tbk membekali generasi muda strategi mengambil keputusan finansial yang bijak, dan tepat di masa depan. Melalui program edukasi keuangan untuk pelajar, Danamon mewujudkan implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan Masyarakat.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), Deputi Kepala OJK Provinsi Jambi Helmiyani mengatakan, OJK mencatat masih ada jarak sebesar 14,02% antara tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Untuk itu, kata Helmiyani, OJK secara konsisten mendorong berbagai program edukasi, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Termasuk untuk pelajar yang menjadi prioritas program SNLIK.
Karena itu, kata Helmiyani, pihaknya mengapresiasi komitmen Danamon yang mendukung peningkatan literasi keuangan untuk generasi muda.
“Kolaborasi regulator, industri jasa keuangan, dan institusi pendidikan seperti ini penting untuk membekali pelajar dengan kemampuan mengelola keuangan secara bijak sejak dini, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan praktik judi online,” kata Helmiyani di Suria Harapan School, Jambi beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Regional Corporate Officer Danamon Sumatera wilayah 2 Thamrin Tambunan mengatakan, pihaknya berupaya menghadirkan edukasi yang mendukung terciptanya masyarakat yang cerdas finansial.
Selain menyelenggarakan program literasi keuangan, kata Thamrin, Danamon pun mendukung penguatan literasi melalui revitalisasi interior perpustakaan di Suria Harapan School. Adapun bantuan yang diberikan berupa rak buku, meja baca, dan berbagai sarana pendukung lainnya.
Melalui pembaruan itu, kata Thamrin, pihaknya berharap para siswa/siswi merasakan ruang belajar yang nyaman, mendorong minat membaca, dan semangat belajar.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang baik, tetapi juga mendorong generasi muda yang semangat belajar, berpikir kritis dan siap merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujar Thamrin.