SMI Luncurkan ORIS, Targetkan Penerbitan hingga Rp 300 M

0
61
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI meluncurkan obligasi retail infrastruktur (ORIS). Instrumen ini menjadi bagian dari penawaran umum berkelanjutan dari Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI tahap II tahun 2026. Target indikasi penerbitan hingga Rp 300 miliar.

‎Sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan, pihaknya mempertegas perannya dalam development finance institution (DFI) melalui peluncuran ORIS. Sejak berdiri pada 2019, SMI telah menjadi agen pembangunan nasional di sektor transportasi, energi terbarukan, kesehatan, hingga penyediaan air minum.

“ORIS merupakan manifestasi dari transformasi PT SMI sebagai DFI yang inklusif, di mana kami memperluas akses bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan nasional,” kata Reynaldi dalam acara peluncuran di Jakarta, Senin (9/3).

Seluruh dana yang dihimpun dalam ORIS, kata Reynaldi, akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan sosial. Seluruh pendanaan tersebut menerapkan prinsip keberlanjutan, akuntabilitas, dan transparansi.

Selanjutnya, ujar Reynaldi, ORIS pun didukung dengan peringkat nasional idAAA dari Pefindo, yang menunjukkan kredibilitas, dan akuntabilitas produk tersebut dalam ekosistem pasar modal.

Baca Juga :   Progres Proyek LRT Fase 1B Capai 77,96%, Target Rampung Agustus 2026

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor aktif dalam ekosistem pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan demikian penerbitan ORIS dapat memperdalam peran pasar keuangan nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” tambah Reynaldi.

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko SMI Pradana Murti menambahkan, penerbitan ORIS tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, dan tata kelola yang kuat sebagai fondasi utama perseroan. Setiap instrumen yang diterbitkan SMI dirancang dengan kerangka manajemen risiko yang komprehensif.

“Kami ingin memastikan bahwa investor retail yang berpartisipasi melalui ORIS tidak hanya memperoleh instrumen dengan profil risiko yang terukur, tetapi juga keyakinan bahwa investasi mereka dikelola secara akuntabel dan memberikan dampak nyata,” kata Pradana.

Sedangkan Direktur Operasional dan Keuangan SMI Aradita Priyanti menuturkan, dengan ORIS masyarakat dapat berkontribusi pada pembangunan nasional, mulai dari akses layanan dasar, konektivitas wilayah, hingga kualitas lingkungan yang lebih baik.

“Ketika masyarakat berpartisipasi melalui ORIS, di situlah tumbuh rasa memiliki terhadap pembangunan yang diharapkan dapat memperkuat literasi dan kedewasaan investasi nasional,” tutur Aradita.

Baca Juga :   Kemendag Imbau Masyarakat Laporkan Minyak Goreng yang Tidak Sesuai HET

‎Sebagai bagian dari proses penawaran umum, SMI bersama join lead underwriter yang telah ditunjuk yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, akan melakukan kegiatan sosialisasi, dan roadshow ORIS di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Untuk struktur penawaran, Ad Interim President Director DBS Vickers Sekuritas Indonesia Andreas Oen menyebutkan, ORIS menawarkan tenor 1 tahun, dan 3 tahun. Kupon sebesar 5,60%, dan 6,05% per tahun.

“Nilai minimum pemesanan ORIS adalah sebesar Rp 5 juta, dan berlaku kelipatan Rp 1 juta untuk setiap tambahan nilai pemesanan,” ujar Andreas.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics