Allianz Life Indonesia, Tumbuh Positif di Tengah Situasi Menantang Tahun 2020
Allianz Life Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan positif di tengah kondisi yang menantang pada tahun 2020/ist
Ketiga, produk yang tepat dengan akses yang mudah juga mendorong pertumbuhan yang luar biasa di tahun 2020.
Keempat, loyalitas nasabah dan tenaga pemasaran yang terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya asuransi. Karin mengatakan berbagai riset menunjukkan pandemi semakin meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan salah satunya terkait biaya untuk kesehatan itu sendiri. “Di saat seperti itulah kami melihat edukasi kepada masyarakat tentang perencanaan keuangan dan menjawab kebutuhan nasabah melalui produk-produk seperti asuransi kesehatan itulah yang paling banyak dicari saat ini. Jadi asuransi-asuransi kesehatan kami itulah yang juga membantu mendorong pertumbuhan bisisnis tahun 2020,” ujarya.
Kinerja Produk Investasi
Selama 2020 fund-fund unit link Allianz lebih unggul dibandingkan tolok ukurnya, seperti Smartlink Rupiah Equity Fund yang mampu memberikan imbal hasil -2,51%, lebih baik dibandingkan tolok ukur IHSG yang -5,09%; Smartlink Rupiah Fixed Income Fund +12,15%, lebih baik dari tolok ukur +9,95%; begitu juga dengan Allisya Rupiah Equity Fund -3,83% lebih baik dari tolok ukur Jakarta Islamic Index di -9,69%.
“Meskipun kondisi pasar volatil di tengah masa pandemi yang menantang, Allianz Indonesia mencatatkan perkembangan imbal balik investasi yang positif di tahun 2020 dengan total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 42,70 triliun atau naik sebesar 6,27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. AUM ini termasuk juga dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Allianz. Dana yang dikelola terdiri dari investasi produk unit link sebesar 55%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 26% dan DPLK sebesar 19%,” kata Ni Made Daryanti, Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia.
Halaman Berikutnya