Asuransi Astra Buana Bidik Pertumbuhan Tahun Ini Sama dengan 2024

0
70
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Asuransi Astra Buana membidik pertumbuhan tahun ini tidak jauh berbeda seperti yang dibukukan pada periode 2024. Pada 2024, Asuransi Astra membukukan premi sebesar Rp 7,9 triliun atau meningkat 17,9% dari 2023 yang mencapai Rp 6,7 triliun.

Direktur Retail dan Digital Bisnis Asuransi Astra Wisnu Kusumawardhana mengatakan, pihaknya berharap agar tidak terjadi penurunan kinerja keuangan di 2025 ini. Karena itu, pencapaian pertumbuhan yang sama seperti tahun lalu, dinilai lebih realistis setelah mempertimbangkan kondisi yang terjadi saat ini.

“Tahun ini kita agak konservatif. Kita berharap bisa mencapai kurang lebih sama seperti tahun lalu. Tidak turun saja sudah bagus di tahun ini,” kata Wisnu di Bengkel Space, Jakarta, Selasa (27/5).

Selanjutnya, kata Wisnu, pembayaran klaim asuransi pada Kuartal I/2025, tidak naik, dan masih sama seperti tahun sebelumnya. Kendati demikian, Wisnu tidak bisa memberikan angka yang pasti terkait klaim asuransi pada Kuartal I/2025.

“Klaim tidak naik. Klaim masih sama seperti di tahun lalu,” ujar Wisnu.

Baca Juga :   BNC Cetak Laba Rp 159,94 M di Kuartal I/2025, Tertinggi Sejak Bertranformasi Jadi Bank Digital

Khusus untuk asuransi kendaraan bermotor, kata Wisnu, pihaknya masih belum melihat adanya perbaikan kinerja dari tahun lalu. Penurunan kinerja asuransi kendaraan bermotor sejalan dengan pelemahan pada industri kendaraan bermotor.

“Tentunya mengikuti dinamika penjualan bermotor. Kuartal I ini (2025) penjualan roda 4 itu turun. Begitu juga dengan asuransi, pasti mengikuti penjualan kendaraan bermotor,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi masalah tersebut, lanjut Wisnu, Asuransi Astra berupaya tetap menjaga kinerja perusahaan agar tidak menurun. Beberapa hal yang dilakukan Asuransi Astra yakni dengan menjual produk lain yang bisa melengkapi asuransi kendaraan bermotor.

“Tentunya ini supplement tambahan untuk pelanggan. Tapi kita menawarkannya secara sukarela. Kita tawarkan ke konsumen. Jika konsumen menginginkan, kalau tidak, kita tidak bisa laksanakan,” kata Wisnu.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics