Prudential Dukung Pemanfaatan AI untuk Hadirkan Pengalaman Berasuransi Nasabah
Prudential Indonesia/Dok. Ist
Prudential Indonesia memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih relevan bagi nasabah. Teknologi, data, dan AI dinilai bisa digunakan untuk mendukung ambisi perusahaan dalam memperluas asuransi, dan membuat perlindungan mudah dipahami, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
Chief Digital and Technology Officer Prudential Indonesia Pradeep Grewal mengatakan, pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan perusahaan untuk membuat perjalanan berasuransi semakin sederhana, dan tanpa hambatan.
Pada saat yang sama, kata Pradeep, perusahaan pun menempatkan kepercayaan, tata kelola yang kuat, dan kepentingan nasabah sebagai landasan untuk inovasi teknologi.
Prudential Indonesia, kata Pradeep, percaya bahwa AI berpotensi membantu manusia bekerja lebih cepat, efektif, dan menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan. Meski demikian, AI harus digunakan secara bertanggung jawab, agar bisa menghadirkan manfaat positif.
“Dengan memanfaatkan teknologi, data, dan AI, kami mendukung upaya untuk memahami kebutuhan nasabah dengan lebih baik, menghadirkan solusi yang semakin relevan, serta menciptakan pengalaman yang lebih mudah dan personal. Teknologi memperkuat kemampuan kami memberikan layanan yang lebih bermakna bagi nasabah,” ujar Pradeep dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Sementara itu, Head of Leads Management Prudential Indonesia Irene Juliani menambahkan, pihaknya menilai teknologi dan AI dapat mendukung pemahaman konsumen terhadap kebutuhannya. Lalu, menjadikan informasi, dan layanan lebih mudah diakses.
Di sisi lain, kata Irene, manusia tetap berperan penting dalam membangun hubungan dan kepercayaan. Terutama yang berkaitan dengan keputusan finansial, dan perlindungan jangka panjang.
Prinsip tersebut, kata Irene, menjadi bagian dari arah transformasi Prudential Indonesia. Misalnya, data, teknologi, dan kapabilitas berbasis AI dimanfaatkan di berbagai tahapan pengalaman konsumen.
“Karena itu, bagi kami nilai terbesar AI bukan untuk menggantikan interaksi manusia, tetapi membantu kami memahami nasabah dengan lebih baik dan menciptakan pengalaman yang lebih relevan dan human,” ujar Irene.
Untuk selanjutnya, kata Irene, Prudential Indonesia akan terus memperkuat pemanfaatan teknologi, data, dan AI secara bertanggung jawab. Upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan semangat janji jadi lebih nyata bagi banyak keluarga di Indonesia.
“Dalam industri asuransi jiwa, hal ini semakin penting karena kami hadir dalam berbagai momen penting kehidupan nasabah, ketika kepercayaan, empati, dan human connection sangat berarti,” kata Irene.