Waskita Beton Precast Pastikan Mutu Produk Spun Pile untuk UCC Onshore di Papua

0
9
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menerapkan sistem pengendalian mutu yang mencakup tahapan persiapan, pemeriksaan material, dan pengawasan selama proses produksi. Begitu pula dalam hal pengawasan produk sebelum dikirim.

Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast Fandy Dewanto menjelaskan, pengendalian dilakukan melalui titik-titik pemeriksaan yang telah ditetapkan dalam quality plan. Tujuannya, agar kesesuaian produk dapat dipantau pada setiap tahapan proses, bukan hanya ketika produk selesai diproduksi.

Penerapan pengendalian mutu, kata Fandy, diterapkan pada proyek Tangguh UCC Onshore di Papua. Dalam proyek pengembangan fasilitas gas alam, Waskita Beton Precast menyuplai 8.537 batang spun pile yang digunakan sebagai fondasi proyek.

Selain itu, kata Fandy, pengendalian pun dilakukan pada sejumlah titik pemeriksaan dalam alur produksi. Pemeriksaan dimulai dari diameter dan panjang potong PC bar, fabrikasi wirecage, pemasangan wirecage pada cetakan, dan lainnya.

Tidak hanya itu, kata Fandy, pengendalian juga dilakukan sejak material akan digunakan dalam proses produksi. Karakteristik material diperiksa untuk memastikan kesesuaian dengan persyaratan yang ditetapkan dalam quality plan.

Baca Juga :   Waskita Karya: Progres Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3 Hampir 80%

“Pada Tangguh UCC Onshore Project, kami memastikan produk yang dipasok memenuhi persyaratan teknis melalui pengendalian yang dilakukan secara bertahap, mulai dari material hingga pemeriksaan sebelum pengiriman,” kata Fandy dalam keterangan resminya pada Selasa (29/9).

Selain mengedepankan kualitas, lanjut Fandy, Waskita Beton Precast juga memperhatikan aspek lingkungan melalui program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Melalui program itu, setiap pengiriman 10 batang spun pile akan diikuti dengan penanaman satu pohon.

Masih kata Fandy, penerapan pengendalian mutu menjadi bagian dari tata kelola operasional perusahaan dalam memenuhi persyaratan teknis. Dan, kebutuhan pelanggan, sekaligus menjaga konsistensi proses produksi dari pabrik hingga siap digunakan di lapangan.

“Bagi kami kepastian mutu bukan hanya mengenai hasil akhir, tetapi bagaimana setiap tahapan produksi dijalankan sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Leave a reply

Iconomics