Beban BUMN Karya Bengkak karena Penjualan Mangkrak di Masa Covid-19

0
570

Dampak pandemi Covid-19 disebut membuat penjualan BUMN Karya mangkrak pada 2020 sehingga membuat biaya perseroan pun membengkak. Apalagi BUMN Karya yang berinvestasi di properti, maka sudah pasti terdampak karena kebijakan pembatasan sosial selama pandemi Covid-19.

“Memang secara agregat meningkat, tapi bukan karena peningkatan gaji karyawan. Ada berbagai macam biaya yang dikeluarkan di 2020. Semisal, biaya pesangon terhadap pegawai kontrak karena proyeknya terhenti. Ini juga cukup besar, makanya saya sudah prediksi laporan keuangan BUMN Karya rata-rata merah,” kata pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (9/4).

Toto mengatakan, perubahan BUMN Karya dari sekadar jasa konstruksi menjadi perusahaan yang berinvestasi juga mempengaruhi tingginya utang mereka. Apalagi, alasan menjadi investor itu untuk mengejar keuntungan yang lebih tinggi dibanding sekadar berharap dari keuntunggan sebagai perusahaan konstruksi yang hanya sekitar 4%.

Di samping berinvestasi, kata Toto, sebagian proyek BUMN Karya itu dibiayai dari utang baik melalui obligasi maupun dari pinjaman langsung. Kemudian, hasil investasi pun setelah pandemi datang membuat semuanya terhambat termasuk penjualan infrastruktur seperti jalan tol.

Baca Juga :   Anggota Komisi VI Ini dan Erick Thohir Apresiasi Kinerja Keuangan Positif BRI

“Waskita Karya itu kalau tidak salah mengakuisisi 15 jalan tol. Nah, pada masa pandemi ini belum ada yang berhasil dijual, apalagi dulunya memang ada larangan menjual ke asing. Baru sekitar 2 tahun terakhir dicabut larangan tersebut,” ujar Toto.

Sebelumnya, utang Waskita Karya disebut mencapai sekitar Rp 90 triliun dan bunganya sekitar Rp 4,7 triliun. Menurut Waskita Karya ada 3 faktor utama yang menyebabkan menggunungnya utang tersebut. Pertama, kegagalan proses divestasi 5 ruas tol yang semula direncanakan rampung pada tahun lalu. Faktor kedua adalah proses restrukturisasi utang. Ketiga adalah penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics