Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo sebagai Country Head

Sebelum bergabung dengan Luno Indonesia, Iman memegang berbagai peran strategis di sejumlah institusi keuangan global.
0
0

Perusahaan aplikasi aset kripto global, Luno, mengumumkan penunjukan Iman Sudargo sebagai Country Head Luno Indonesia. Dalam peran barunya, Iman akan memimpin operasional dan strategi bisnis Luno di Indonesia dengan fokus memperkuat serta memperluas literasi investasi aset kripto di Tanah Air.

“Saya merasa terhormat dan bersemangat bisa bergabung dengan Luno dan memimpin tim di Indonesia,” kata Iman dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8).

Ia mengatakan, seiring pesatnya perkembangan ekosistem aset kripto, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi pertumbuhan industri tersebut. Karena itu, ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh tim dan para pemangku kepentingan guna mendorong adopsi aset kripto yang bertanggung jawab.

“Saya bersama tim juga akan terus mempertahankan momentum agar pelanggan dapat membeli serta berinvestasi aset kripto dengan aman dan mudah,” ujarnya.

Pasar aset kripto di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berdasarkan laporan Chainalysis, Indonesia menempati peringkat ketujuh sebagai negara dengan tingkat adopsi aset kripto tertinggi di dunia.

Tren tersebut juga tercermin dari data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga Mei 2026, jumlah pengguna aset kripto di Indonesia mencapai lebih dari 22 juta pelanggan atau tumbuh 3,17% dibandingkan bulan sebelumnya, dengan nilai transaksi mendekati Rp122 triliun. Capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap aset kripto tetap terjaga di tengah berbagai gejolak geopolitik global.

Baca Juga :   Investor Kripto Naik Pesat, CEO Indodax Ingatkan Investor untuk Selalu Mempelajari Whitepaper Kripto

“Kami sangat senang menyambut Iman di Luno. Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan utama kami di kawasan ini, selain Malaysia, Iman akan berkontribusi dengan keahliannya yang mendalam di bidang keuangan serta perspektif global yang kami butuhkan pada tahap perkembangan saat ini. Sebagai Country Head, Iman akan mengendalikan misi kami untuk memodernisasi sistem keuangan dengan melayani segmen ritel dan institusi yang belum terlayani secara optimal, sekaligus memperkuat posisi Luno sebagai platform yang terpercaya dan teregulasi,” kata General Manager Luno APAC, Aaron Tang.

Sebelum bergabung dengan Luno Indonesia, Iman memegang berbagai peran strategis di sejumlah institusi keuangan global. Ia berperan dalam peluncuran bank digital pertama di Indonesia dan berhasil meningkatkan jumlah penggunanya hingga lebih dari satu juta. Ia juga memiliki pengalaman mentransformasi layanan perbankan korporasi melalui solusi digital yang inovatif.

Selain itu, Iman memimpin ekspansi global berbagai produk keuangan ke sejumlah pasar dan berhasil meningkatkan volume transaksi secara signifikan. Dalam posisi terakhirnya, ia memimpin perbaikan kinerja sebuah platform peer-to-peer (P2P) lending sekaligus meluncurkan bank digital baru yang mampu mengakuisisi lebih dari satu juta nasabah pada kuartal pertamanya.

Baca Juga :   Pelaku Industri Minta Pemerintah Tak Buru-buru Memajaki Transaksi Kripto

“Ke depannya, kami fokus mendorong adopsi aset kripto di Indonesia dengan menjaga transparansi, membantu pelanggan memahami aset kripto secara lebih baik, serta membagikan wawasan dan informasi terkini,” ujar Iman.

Ia menambahkan, Luno memiliki visi yang lebih luas daripada sekadar menjadi platform perdagangan aset kripto. Perusahaan tengah membangun ekosistem yang komprehensif untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari penyediaan likuiditas institusional bagi transaksi berskala besar, aset digital yang stabil untuk kebutuhan transaksi, hingga menghadirkan nilai aset dunia nyata ke dalam ekosistem blockchain.

“Pada akhirnya, kami ingin meningkatkan kesadaran bahwa teknologi ini menawarkan opsi yang andal untuk investasi jangka panjang,” tutup Iman.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics