Gubernur Pramono Anung Minta BUMD DKI Jakarta Tak Cuma Jago Kandang

0
40

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta diminta tidak jago kandang. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran BUMD untuk terus memacu daya saing agar tidak hanya dominan di pasar domestik. Ia ingin entitas usaha milik Pemprov DKI Jakarta mulai berani melakukan ekspansi ke level yang lebih luas.

“Tidak menjadi pemain lokal, jago kandang, tapi bertarung keluar di antaranya misalnya Bank Jakarta, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan yang lain-lain dan itu akan saya yakin akan bisa memberikan manfaat juga bagi Jakarta,” tegas Pramono di hadapan direksi dan komisaris BUMD yang hadir dalam BUMD Leaders Forum di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/04/2026).

Di tengah ambisi penguatan peran sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City, Pramono juga mengingatkan adanya tantangan eksternal yang nyata. Ia menyoroti kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu serta ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda pada periode April hingga September.

“Maka saya minta juga mereka harus mempersiapkan diri. Dengan demikian, mudah-mudahan konsolidasi BUMD dan membangun corporate culture yang lebih terbuka, transparan, dikelola secara profesional,” imbuhnya.

Baca Juga :   Provinsi DKI Jakarta: Realisasi Pendapatan Daerah Sebesar 86,56% dari Target, Realisasi Belanja 84,32%

Pramono menutup arahannya dengan optimisme bahwa pengelolaan yang profesional akan membuat BUMD Jakarta jauh lebih tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi di masa mendatang.

Sebagai informasi dalam acara yang mempertemukan seluruh jajaran Komisaris dan Direksi BUMD Provinsi DKI Jakarta tersebut, turut hadir Sekretaris Daerah Prov DKI Jakarta, Uus Kuswanto, Wakil Koordinator Staff Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Prov DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta serta sejumlah Pejabat Pemprov DKI Jakarta.

Selain menyelaraskan visi, forum ini juga mengangkat sejumlah isu strategis, mulai dari sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta dan sinergi penjaminan melalui Jamkrida Jakarta hingga optimalisasi aset BUMD. Kepala Badan Pembinaan BUMD menjelaskan fokus utama dari forum ini diarahkan pada penguatan daya saing, kesehatan perusahaan, serta kapasitas pembiayaan pembangunan Jakarta.

Leave a reply

Iconomics