Sucofindo Terlibat Garap Proyek Pengolahan Sampah untuk Listrik

0
10

PT Sucofindo (Persero) turut menggarap proyek pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Sucofindo akan mengambil peran strategis melalui pelaksanaan Waste Analysis & Characterization (WAC) dan Land Investigation sebagai bagian dari tahapan persiapan proyek.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan teknis proyek, khususnya terkait kuantitas, kualitas, dan karakteristik sampah yang akan digunakan sebagai bahan baku (feedstock) fasilitas PSEL.

Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna menjelaskan bahwa pada Program PSEL Batch 1, PT Danantara Investment Management (DIM) berkolaborasi dengan Sucofindo untuk melaksanakan WAC di sejumlah wilayah aglomerasi prioritas, termasuk Bali.

“Di Bali, kajian dilakukan di TPA Suwung yang melayani Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sebagai sumber utama timbulan sampah yang menjadi basis perencanaan proyek PSEL. Melalui kegiatan WAC, Sucofindo melakukan pengukuran timbulan sampah harian, analisis komposisi sampah, serta pengujian karakteristik sampah yang meliputi nilai kalor, kadar air, dan kadar abu. Seluruh pengujian dilakukan menggunakan metodologi dan standar yang diakui secara nasional maupun internasional untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sandry dalam keterangannya.

Baca Juga :   Waskita Beton Tak Bagikan Dividen dan Ubah Susunan Direksi dan Komisaris

Ia menyampaikan bahwa Sucofindo kembali dipercaya untuk melaksanakan Waste Analysis & Characterization pada Program PSEL Batch 2. Kepercayaan tersebut menunjukkan pentingnya data dan kajian teknis yang akurat dalam mendukung pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics