BNI Sekuritas Hadirkan Lagi SBN Retail Lewat ORI Seri ORI030

0
9
Reporter: Rommy Yudhistira

PT BNI Sekuritas kembali menghadirkan pilihan investasi Surat Berharga Negara (SBN) retail melalui penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030. Masa penawaran ORI030 berlangsung pada 6-30 Juli 2026, dan dapat dipesan daring melalui aplikasi New BIONS by BNI Sekuritas.

Head of Retail Brokerage BNI Sekuritas Rohma Fitri Murniawarti mengatakan, ORI030 menjadi pilihan investasi yang relevan bagi masyarakat yang mengutamakan stabilitas dalam membangun portofolio jangka menengah.

ORI030, kata Fitri, menawarkan 2 pilihan tenor yakni ORI030T3 dengan jangka waktu 3 tahun yang jatuh tempo pada 15 Juli 2029. Dan, ORI030T6 dengan tenor 6 tahun, yang jatuh tempo pada 15 Juli 2032.

Selain itu, kata Fitri, ORI030 menawarkan tingkat kupon tetap masing-masing sebesar 6,90% per tahun untuk ORI030T3, dan 7,00% per tahun untuk ORI030T6. Khusus untuk ORI030T6, seri tersebut ditetapkan sebagai SDG bond retail, yaitu instrumen SBN retail yang dana hasil penerbitannya dialokasikan untuk mendukung pembiayaan proyek-proyek dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dengan demikian, kata Fitri, investor tidak hanya berpotensi memperoleh kupon tetap setiap bulan, tetapi juga berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan yang lebih inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Jaringan PRIMA Berupaya Perkuat Konektivitas Pembayaran Indonesia-Malaysia Lewat QR

“Di tengah ketidakpastian global, fluktuasi suku bunga, serta dinamika ekonomi domestik, ORI030 dapat menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik untuk membantu investor melakukan diversifikasi portofolio,” kata Fitri dalam keterangan resminya pada Senin (13/7).

ORI030, kata fitri, dapat dipesan dengan minimum pembelian Rp 1 juta. Kupon pertama ORI030 dijadwalkan dibayarkan pada 15 September 2026, dan bersifat long coupon. Setelah itu, kupon akan dibayarkan secara berkala setiap tanggal 15 per bulan hingga jatuh tempo.

Selain memberikan kupon tetap, kata Fitri, ORI030 pun dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah masa minimum holding period (MHP) berakhir yakni mulai 16 September 2026.

Masih kata Fitri, BNI Sekuritas berkomitmen mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui penyediaan produk investasi yang terpercaya, dan mudah diakses secara digital.

“Produk ini juga sesuai bagi berbagai profil investor, baik investor pemula maupun yang telah berpengalaman,” ujar Fitri.

Leave a reply

Iconomics