Telkom Lakukan Pemisahan Tahap II kepada TIF yang Bernilai Rp 49,85 T
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) melaksanakan pemisahan (spin-off) tahap kedua sebagian segmen usaha wholesale fiber connectivity, kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF) atau Infranexia. Adapun nilai segmen usaha yang dipisahkan sebesar Rp 49,85 triliun, dengan TIF akan menerbitkan 498,58 juta saham baru kepada Telkom dengan nilai konversi per saham Rp 100 ribu.
Berdasarkan keterbukaan informasi, pemisahan tersebut dilakukan sebagai bentuk mencari terobosan untuk memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, dan mendorong penciptaan nilai jangka panjang melalui optimalisasi portofolio.
Adapun pemisahan yang dilakukan tidak pemisahan tidak murni. Maksud tidak murni adalah setelah pemisahan efektif akan mengakibatkan aset, serta liabilitas dan ekuitas perseroan beralih karena hukum kepada 1 perseroan lain, atau lebih yang menerima peralihan. Sedangkan perusahaan yang melakukan pemisahan tersebut tetap ada.
“Perseroan melihat peluang besar untuk mengoptimalkan aset strategis yang dimiliki. Setelah pelaksanaan pemisahan tahap pertama, perseroan telah membentuk fondasi awal pengelolaan bisnis dan aset infrastruktur fiber melalui TIF,” tulis manajemen Telkom dalam surat keterbukaan informasi pada Senin (10/8).
Melalui pemisahan itu, kata manajemen Telkom, akan menjadikan TIF sebagai mesin pertumbuhan pendapatan usaha dari external wholesale, sekaligus sebagai penyelenggara konektivitas jaringan fiber grosir bagi Telkom Group.
“Rencana transaksi ini juga mendukung agenda nasional dalam mempercepat pemerataan digitalisasi, meningkatkan penetrasi fixed broadband, serta memastikan ketersediaan yang andal, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia,” tulis manajemen Telkom.
Adapun perubahan kepemilikan saham Telkom di TIF dengan komposisi sebagai berikut:
A. Sebelum rencana pemisahan:
– Jumlah kepemilikan saham Telkom di TIF sebanyak 377.112.580, dengan nominal saham Rp Rp 37.711.258.000.000.
– Jumlah kepemilikan saham PT Multimedia Nusantara di TIF sebanyak 1, dengan nominal Rp 100.000.
– Total jumlah saham: 377.112.581, dengan nilai nominal saham Rp 37.711.258.100.000.
B. Setelah rencana pemisahan:
– Jumlah kepemilikan saham Telkom di TIF sebanyak 875.692.580, dengan nominal saham Rp 87.569.258.000.000.
– Jumlah kepemilikan saham PT Multimedia Nusantara di TIF sebanyak 1, dengan nilai nominal saham Rp 100.000.
– Total Total jumlah saham: 875.692.581, dengan nilai nominal saham Rp 87.569.258.100.000.