YKK ASAO Kids Football Clinic Edisi ke-30 Digelar di Indonesia, Gandeng Real Madrid Foundation

YKK AKFC telah diluncurkan sejak 2007 dan menggunakan sepak bola sebagai sarana untuk memberikan pengalaman belajar dan pengembangan diri bagi anak-anak dari komunitas yang kurang terlayani.
0
10

Program YKK ASAO Kids Football Clinic (YKK AKFC) kembali digelar di Indonesia untuk keempat kalinya. Memasuki edisi ke-30, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) YKK Holding Asia Pte. Ltd. (YHA) tersebut menggandeng Real Madrid Foundation (RMF) untuk memberikan pelatihan sepak bola kepada anak-anak sekaligus meningkatkan kapasitas pelatih sepak bola lokal.

Kegiatan yang diselenggarakan YHA bersama PT YKK Zipper Indonesia dan PT YKK Zipco Indonesia ini berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, di The Arena, British School Jakarta (BSJ).

Sekitar 340 anak dari panti asuhan dan komunitas mengikuti kegiatan tahun ini. Selain mendapatkan pelatihan sepak bola, peserta juga menerima perlengkapan sepak bola berupa jersey, celana pendek, kaus kaki, dan sepatu, serta medali, sertifikat partisipasi, dan suvenir.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, edisi ke-30 YKK AKFC turut menghadirkan kegiatan karnaval yang melengkapi sesi pelatihan sepak bola. Penambahan kegiatan tersebut ditujukan untuk menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi anak-anak peserta.

“Program YKK ASAO Kids Football Clinic ini bukan hanya tentang sepak bola—program ini tentang menciptakan peluang dan membangun hubungan,” kata Kazuto Daimon, Presiden YKK Holding Asia Pte. Ltd. dalam keterangan pers.

Ia menambahkan, program ini memberikan anak-anak, terutama mereka yang memiliki akses terbatas terhadap olahraga, kesempatan untuk bermain, belajar, dan tumbuh.

“Melalui program ini, mereka mengembangkan kerja sama tim, kepercayaan diri, dan ketangguhan—keterampilan yang memberikan manfaat bagi mereka jauh melampaui lapangan. Pada saat yang sama, YKK ASAO Kids Football Clinic ini menyatukan orang-orang, memperkuat ikatan komunitas, dan menumbuhkan semangat persatuan,” ujarnya.

Kolaborasi YKK AKFC dengan Real Madrid Foundation tidak hanya menyasar anak-anak peserta, tetapi juga pelatih sepak bola di Indonesia. Lebih dari 50 pelatih sepak bola Indonesia mengikuti Coaches Clinic yang dipimpin oleh para profesional RMF.

Dalam program tersebut, para pelatih mendapatkan pembelajaran mengenai metodologi dan teknik pengembangan sepak bola usia muda melalui sesi teori dan praktik di lapangan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan kembali oleh para pelatih di komunitas masing-masing dan diteruskan kepada pesepak bola muda.

Jangkau 8.000 Anak di Asia

YKK AKFC telah diluncurkan sejak 2007 dan menggunakan sepak bola sebagai sarana untuk memberikan pengalaman belajar dan pengembangan diri bagi anak-anak dari komunitas yang kurang terlayani.

Program tersebut telah digelar di lebih dari 12 negara di Asia, yakni Bangladesh, Kamboja, India, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam. Hingga saat ini, YKK AKFC telah menjangkau lebih dari 8.000 anak.

Untuk memastikan manfaat program berlanjut setelah kegiatan berakhir, seluruh bola dan peralatan pelatihan yang digunakan selama klinik akan didonasikan kepada sekolah-sekolah lokal dan organisasi nirlaba. Peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan oleh lebih banyak anak di komunitas setempat.

YHA bersama PT YKK Zipper Indonesia dan PT YKK Zipco Indonesia merupakan bagian dari YKK Group yang beroperasi di lebih dari 70 negara dan wilayah dengan lebih dari 56.000 karyawan. Melalui program YKK AKFC, grup tersebut melanjutkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di kawasan Asia.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics