Indonesia Dapat Komitmen Ekspor Dari Tiongkok Sebesar Rp20,04 Triliun

0
449

Kunjungan kerja ke Tiongkok membuahkan kesepakatan perdagangan. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan Indonesia berhasil mencapai kesepakatan perdagangan dengan Tiongkok senilai US$1,38 miliar atau Rp20,04 triliun.

“Kesepakatan dagang tersebut berasal dari komitmen enam perusahaan Tiongkok yang akan mengimpor produk sarang burung walet, buah tropis khususnya nanas, porang, gula aren dan furnitur,” kata Mendag Lutfi dalam siaran pers.

Untuk produk furnitur, menurut Mendag Lutfi, Shandong Jinruyi Group mengungkapkan minatnya  melakukan investasi di Indonesia yang diperkirakan bisa menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.

Mendag Lutfi juga menargetkan peningkatan ekspor Indonesia ke Tiongkok dalam 3 tahun ke depan. Ia mengatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke Tiongkok menjadi US$100 miliar pada 2024.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor Indonesia ke Tiongkok pada 2020 tercatat sebesar US$31,78 miliar atau naik 13,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total perdagangan kedua negara di tahun yang sama tercatat sebesar US$71,41 miliar.

Selain kesepakatan dagang dan investasi, Mendag Lutfi mengungkapkan, kedua negara sepakat menjajaki kerja sama ekonomi yang lebih dalam dengan melakukan pembaruan dari skema bilateral Economic and Trade Cooperation yang telah terjalin sejak 2011 menjadi Trade and Investment Facility Agreement (TIFA).

Leave a reply

Iconomics