ASPI Dukung BI Wujudkan BSPI 2025
Tangkapan layar YouTube, Ketua Umum ASPI Anggaro Eko Cahyo/Iconomics
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) akan terus mendukung Bank Indonesia (BI) untuk mewujudkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Untuk mendorong pembayaran yang cepat, murah, aman dan nyaman.
“Kami sebagai perwakilan sistem pembayaran selalu mendukung BI untuk berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terutama kita ingin pembayaran mudah, murah, cepat dan nyaman untuk semuam” kata Ketua Umum ASPI Anggoro Eko Cahyo dalam sebuah dikusi virtual, Selasa (6/4).
Anggoro mengatakan, pihaknya sudah bersama dengan BI sejak Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan terakhir juga sama-sama dalam standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari BI yang disebut sebagai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Hal itu merupakan bentuk dukungan ASPI sebagai Self Regulatory Organization (SRO).
Anggoro mengatakan, manfaat QRIS sudah terlihat karena sudah ada 6 juta merchant yang menggunakannya. Dan pertumbuhannya 6 kali lipat dari Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK). Ini menjadi wujud dukungan terhadap pelaku usaha mikro khususnya di tengah keterpurukan perekonomian nasional di masa pandemi.
BI, kata Anggoro, juga menetapkan MDR QRIS 0% untuk pelaku usaha mikro dan berlaku hingga Desember 2021. Ini tentu saja diharapkan dapat mendorong penetrasi QRIS terutama untuk pelaku usaha mikro yang potensinya diketahui cukup besar.
“Wujud dukungan lain dari ASPI untuk BSPI 2025, maka diadakan reorganisasi yang tentu saja masukan dari gubernur BI. Ada 5 komite di ASPI dan disesuaikan dengan BSPI 2025. Ini akan memperkuat ASPI untuk mewujudkan BSPI 2025,” kata Anggoro.