ADRO Tunjuk Michael William P. Soeryadjaya Jadi Direksi
Pertambangan batubara Adaro/Dok. AE
PT Adaro Energy Tbk (AE) hari ini melakukan perubahan susunan komisaris dan direksi. Keputusan tersebut dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara daring.
Para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Dr. Ir. Raden Pardede dari posisinya sebagai Komisaris Independen AE. Pemegang saham juga menyetujui penunjukan Budi Bowoleksono sebagai Komisaris Independen AE untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan RUPSLB ini sampai penutupan RUPST AE pada tahun 2023.
Adaro Energy meyakini bahwa kredensial Budi Bowoleksono akan semakin memperkuat peran pengawasan Dewan Komisaris AE.
Dalam RUPS ini, para pemegang saham juga menyetujui penunjukan Michael William P. Soeryadjaya sebagai Direktur AE untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan RUPSLB ini sampai penutupan RUPST AE pada tahun 2026.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer AE Garibaldi Thohir mengatakan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan akan semakin memperkuat kepemimpinan di Perseroan.
“Rekam jejak Bapak Budi Bowoleksono dan Bapak Michael William P. Soeryadjaya akan semakin memperkaya dan menambah nilai bagi tim kami,” kata Garibaldi dalam siaran pers tertulis.
Tak hanya melakukan perubahan komisaris dan direksi. Dalam RUPS ini juga dilakukan perubahan nama perusahaan. Para pemegang saham menyetujui perubahan nama Perusahaan menjadi PT Adaro Energy Indonesia Tbk. Adaro menyatakan perubahan ini menandakan status Perusahaan sebagai perusahaan nasional dan menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kontribusinya kepada negara Indonesia.