Bank Raya Gandeng Fintech Batumbu Mendorong Pertumbuhan Gig Economy
Ilustrasi aplikasi Bank Raya/Dok. Bank Raya
Bank Raya berkolaborasi dengan fintech peer-to-peer lending PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) untuk semakin mempermudah para pelaku usaha di Indonesia dengan membuka akses permodalan. Akses ini diberikan melalui produk Pinang Connect.
Pinang Connect akan semakin memperluas pemberdayaan kepada komunitas maupun pelaku usaha dengan sinergi ekosistem digital seperti fintech, e-commerce, P2P lending yang berkembang dan saling melengkapi.
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Bhimo Wikan Hantoro mengatakan Bank Raya dan Batumbu memiliki kesamaan misi untuk mendukung pertumbuhan gig workers dalam hal ini pelaku usaha lewat dukungan modal usaha. Menurutnya, melalui kerjasama ini, akan semakin memperluas akses permodalan bagi para pelaku usaha dan UMKM dalam negeri untuk mendorong potensi dan daya saing usaha.
Bhimo menambahkan bahwa salah satu tantangan terbesar bagi sebagian besar pelaku usaha di Indonesia adalah permodalan usaha, di tengah kebutuhan untuk go-digital yang sudah menjadi keharusan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, namun juga persaingan usaha yang membutuhkan strategi, kekuatan produk, dan pengembangan usaha. Sehingga dengan akses permodalan lewat Pinang Connect, pelaku usaha di Indonesia dapat lebih siap menghadapi kompetisi dengan meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Direktur Batumbu Reza Perazi Armadi mengatakan lewat kerjasama dengan Pinang Connect, pihaknya optimistis akan semakin memperluas penetrasi permodalan bagi lebih banyak pelaku usaha dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.
Saat ini Bank Raya telah menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai ekosistem fintech di Indonesia. Penyaluran kredit produk Pinang Connect telah mencapai lebih dari Rp283 miliar hingga September 2022 tumbuh 34,2% (yoy).