Amar Bank Gandeng JAFF Dukung Pengembangan Industri Perfilman

0
8

PT Bank Amar Indonesia (Amar Bank) mendorong kesiapan finansial bagi industri kreatif, khususnya perfilman, melalui integrasi tata kelola berbasis teknologi. Amar Bank menggandeng JAFF sebagai hub yang menghubungkan ekosistem perfilman nasional. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi ekonomi kreatif di Indonesia.

Persoalan industri ini bukan lagi terletak pada permintaan pasar, melainkan pada bagaimana industri kreatif memiliki model bisnis yang mampu membangun kepercayaan lembaga keuangan.

Pendekatan underwriting perbankan umumnya bertumpu pada proyeksi arus kas (cash flow) dan kepastian agunan (collateral), sementara aset utama industri film berupa kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) belum memiliki standar valuasi finansial sebagaimana aset fisik.

Senior Vice President MSME Amar Bank, Josua Sloane mengatakan Amar Bank melihat industri kreatif memiliki karakter bisnis yang unik dan umumnya berbasis proyek. Karakter inilah yang coba Amar Bank pahami lewat penyediaan teknologi keuangan adaptif. Untuk itu, Amar Bank memilih pendekatan nurturing, di mana teknologi kami mendampingi pemilik usaha di sektor kreatif agar menjadi bankable dan siap mengakses layanan keuangan.”

Baca Juga :   Kemenparekraf Dukung IdeaFest 2022 Perkuat Pertumbuhan Industri Kreatif Indonesia

“Saat kedisiplinan dan transparansi finansial terbentuk, sistem perbankan dapat mengukur tingkat kelayakan kredit (creditworthiness) secara presisi. Semakin kuat dan rapi tata kelola usahanya, semakin besar peluang serta fleksibilitas pembiayaan produktif yang dapat disalurkan,” ujar Josua dalam keterangannya.

Dengan pendekatan tersebut, Amar Bank berharap pertumbuhan industri film tidak hanya menghasilkan karya yang semakin kompetitif, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi seluruh rantai pasok industri mulai dari rumah produksi hingga UMKM pendukungnya.

Amar Bank dan JAFF akan mengagendakan forum diskusi bersama enam asosiasi yang masing-masing mewakili profesi di industri perfilman. Lewat forum diskusi ini, diharapkan seluruh ekosistem dapat mendukung percepatan inklusi keuangan bagi industri perfilman.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics