PLN NPC Bangun Gardu Induk untuk Pasokan Listrik Industri Pertambangan di Gorontalo
Proyek pembangunan Gardu Induk 150 kV PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan jaringan Overhead Line (OHL) 20 kV PT Pani Bersama Tambang (PBT) di Pohuwato, Gorontalo/Dok. PLN NPC
PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menggarap proyek pembangunan Gardu Induk 150 kV PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan jaringan Overhead Line (OHL) 20 kV PT Pani Bersama Tambang (PBT) di Pohuwato, Gorontalo. Proyek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pasokan listrik untuk aktivitas industri tambang di wilayah tersebut.
Proyek pembangunan Gardu Induk ini memiliki kapasitas listrik sebesar 30 MVA yang menjadi tulang punggung penyaluran listrik menuju area tambang emas milik GSM. Sebagai kontraktor utama, PLN NPC telah menyelesaikan seluruh pekerjaan pada proyek Gardu Induk dan OHL tersebut yang ditandai melalui keberhasilan energized.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi PLN NPC dalam mewujudkan solusi kelistrikan yang andal, tepat waktu, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri strategis di Indonesia,” kata Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria dalam keterangan resminya.
Menurut Hendra, keberadaan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal menjadi semakin penting bagi kawasan industri tambang karena kegiatan operasional membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
“Infrastruktur tersebut tidak hanya mendukung aktivitas produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk menunjang pertumbuhan industri di daerah,” kata Hendra.
Keberhasilan proyek ini tak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai pihak di PT GSM, PT PBT, PT PLN (Persero), dan PT PLN (Persero) wilayah Sulawesi antara lain SRM Perencanaan UIP3B Sulawesi, Man UP3 Gorontalo, Man UP Sulawesi 1. Sejumlah perwakilan dari anak usaha PLN Group juga turut terlibat dalam project ini seperti, PLN Energy Management Indonesia dan PLN Nusa Daya.