BP BUMN dan Danantara Dorong Pembangunan Sistem SDM yang Terintegrasi
Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria/Dok. Iconomics
Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara mendorong pembangunan sistem sumber daya manusia (SDM) yang terintegrasi untuk seluruh BUMN. Upaya itu dilakukan untuk menguatkan tata kelola, dan transformasi BUMN.
Kepala BUMN Dony Oskaria mengatakan, pihaknya mengarahkan sistem tersebut untuk membangun standar pengelolaan SDM yang lebih profesional, terukur, dan berbasis kemampuan. BP BUMN dan Danantara mengarahkan seluruh perusahaan milik negara memiliki single grading system yang menjadi acuan bersama dalam mengelola SDM.
Dengan standar itu, kata Dony, pihaknya berharap dapat menciptakan sistem yang lebih konsisten dalam menilai jabatan, kompetensi, dan kontribusi talenta di seluruh BUMN.
Menurut Dony, penyusunan grading system perlu dimulai dengan membangun standar versi bersama terlebih dahulu, sebelum dibandingkan dengan praktik yang telah berjalan di tiap-tiap BUMN.
âMenurut saya yang paling susah itu membuat grading system versi kita dulu. Kita boleh benchmark, tetapi versi kita yang utama. Kita mulai dari nol dan menentukan terlebih dahulu grading system yang kita mau seperti apa,â kata Dony dalam keterangan resminya pada Senin (31/8).
Proses standarisasi itu, kata Dony, dilakukan secara hati-hati agar sistem yang dibangun dapat diterapkan secara konsisten di seluruh BUMN. Adapun tahapan tersebut terdiri atas penyusunan sistem, assessment, kalibrasi, hingga implementasi secara bertahap dengan mempertimbangkan karakteristik, dan skala tiap-tiap BUMN.
Melalui metode itu, kata Dony, BP BUMN dan Danantara mendorong terciptanya ekosistem karier yang lebih profesional, transparan, dan kompetitif di seluruh BUMN. Penerapan single grading system pun diharapkan dapat memastikan pengelolaan talenta dilakukan secara objektif dan terukur.
Juga memberikan kesempatan yang setara bagi talenta terbaik untuk berkembang sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kontribusinya.