Indosat Ooredoo: Tawarkan PHK Kepada 677 Karyawan, 80% Setuju

0
542
Reporter: Yehezkiel Sitinjak

PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo menawarkan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 677 karyawan. PHK tersebut sebagai perubahan organisasi agar bisnis lebih lincah dan perusahaan lebih fokus kepada pelanggan dan kebutuhan pasar.

Menurut Director & Chief of Human Resources Irsyad Sahroni, per Jumat kemarin (14/02/2020), lebih dari 80% telah setuju menerima paket kompensasi yang ditawarkan perusahaan. Artinya ada sekitar 542 karyawan yang setuju di PHK dengan paket kompensasi yang ditawarkan Indosat Ooredoo.

“Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,” kata Irsyad melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/02/2020).

Dikatakan Irsyad, pihaknya telah mengambil langkah yang adil sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mengkomunikasikan langsung secara transparan kepada setiap karyawan baik yang terkena dampak maupun yang tidak, serta memberikan paket kompensasi yang jauh lebih baik dari yang dipersyaratkan oleh undang-undang bagi karyawan yang terkena dampak.

Baca Juga :   Selain Ubah Logo, Telkomsel Juga Ubah simPATI dkk dan Kartu Halo

Langkah korporasi ini merupakan bagian dari perubahan organisasi perusahaan yang dirancang untuk menjadikan bisnis lebih lincah sehingga lebih fokus kepada pelanggan dan lebih dekat dengan kebutuhan pasar.

“Kami akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar,” ungkapnya.

Dalam pengumuman kepada karyawan kemarin, President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama menyampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredoo. Pertama, memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan.Kedua, pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa managed service, sejalan dengan praktik terbaik di industri. Ketiga, rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis.

“Kami percaya langkah ini akan meningkatkan kinerja Indosat Ooredoo, membantu kami untuk tetap kompetitif di tengah tantangan disrupsi, mengoptimalkan layanan kami, dan menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Ini adalah salah satu langkah strategis dalam menjadikan Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya,” tutup Irsyad.

Leave a reply

Iconomics