Vanda RE Gandeng CATL untuk Proyek Vanda Solar & Battery di Kepri

0
86

Vanda RE Pte Ltd menjalin kerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan framework supply agreement ini akan mengizinkan Vanda RE untuk memasok hingga 2,2 gigawatt hours (GWh) sistem penyimpanan energi baterai (battery energy storage system/BESS) EnerX dari CATL untuk Proyek Vanda Solar & Battery, yang akan berlokasi di Kepulauan Riau, Indonesia.

Vanda RE Pte Ltd merupakan perusahaan joint venture yang dimiliki bersama oleh Gurīn Energy Pte Ltd dan Gentari melalui Gentari International Renewables Pte Ltd,

“Pengumuman hari ini merupakan tonggak penting lainnya dalam pengembangan landmark Proyek Vanda Solar & Battery. Vanda RE berkomitmen untuk mengembangkan proyek ini sesuai dengan standar teknis dan operasional tertinggi, itulah mengapa kami sangat senang telah berhasil mendapatkan baterai terbaik dari CATL,” kata Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy dalam keterangannya.

BESS CATL akan memungkinkan proyek ini, yang didukung oleh kapasitas panel surya terpasang sebesar 2 gigawatt peak (GWp) dan kapasitas penyimpanan baterai sebesar 4,4 GWh, untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Indonesia. Baterai-baterai tersebut akan diproduksi di pabrik CATL di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Pabrik yang mulai dibangun pada akhir Juni ini memiliki kapasitas baterai total sebesar 15 GW.

Baca Juga :   Panja Komisi VI Dukung Peta Jalan IBC Kembangkan Baterai EV di Indonesia

Proyek ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas antara Singapura dan Indonesia untuk mengembangkan koridor ekonomi hijau antara kedua negara tetangga.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics