Dorong Pertumbuhan Brand Melalui Video Commerce, SIRCLO Luncurkan Layanan Multi-Channel Network
Ilustrasi video commerce, sebuah strategi pemasaran yang memanfaatkan video untuk mempromosikan produk atau layanan/Foto: Dok. SIRCLO
Perusahaan omnichannel commerce enabler, SIRCLO, meluncurkan layanan Multi-Channel Network (MCN). Layanan yang berada dalam naungan SIRCLO StreamLab itu untuk mendukung brand dalam menciptakan pengalaman belanja yang autentik dan interaktif melalui lebih dari 20.000 content creators.
Layanan ini, jelas SIRCLO dalam keterangan pers, hadir di tengah pesatnya pertumbuhan fenomena video commerce, sebuah strategi pemasaran yang memanfaatkan video untuk mempromosikan produk atau layanan.
Dengan proyeksi pengguna smartphone yang mencapai 89,2% dari total populasi pada tahun 2025 dan menjadi jumlah pengguna TikTok terbesar di dunia sebanyak 157,6 juta orang, tren ini diperkirakan mampu tumbuh secara signifikan di Indonesia karena konsumen dapat menemukan dan membeli produk melalui ‘keranjang kuning’ hanya dengan menggulir (scroll) video dari perangkat mereka.
“Perubahan cara konsumen berbelanja menjadi sinyal penting bagi brand untuk beradaptasi. Kami melihat perlunya pendekatan yang lebih sesuai dengan pola konsumsi digital saat ini. Melalui inisiatif Multi-Channel Network, kami ingin membentuk ekosistem kolaboratif yang tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen, tetapi juga membuka peluang baru dalam membangun koneksi yang relevan antara brand dan audiens melalui content creator,” kata Danang Cahyono, Chief Operating Officer SIRCLO dalam keterangan yang dikutip, Kamis (17/7).
Menurut Danang, pada era digital, konsumen cenderung menemukan produk secara tidak sengaja akibat terpapar konten media sosial dan dapat menumbuhkan rasa penasaran yang berkelanjutan.
“Maka dari itu, konten video yang dibuat oleh content creator memainkan peranan penting sebagai penghubung antara brand dan audiens. Pendekatan komunikasi yang otentik, cerita yang personal, serta penggunaan produk dalam konteks nyata, mereka mampu membangun kepercayaan dan koneksi yang kuat dengan brand, sehingga membuat keputusan pembelian terasa lebih alami,” ujarnya.
Meski menjanjikan, tidak sedikit brand yang masih kesulitan mengeksekusi video commerce secara optimal, mulai dari pencarian talent yang tepat, proses kurasi, hingga pemantauan performa konten terhadap penjualan dan engagement.
Oleh karena itu, SIRCLO StreamLab menghadirkan layanan Multi-Channel Network (MCN) yang membantu kolaborasi antara content creator dan brand dari hulu ke hilir dengan pendekatan terstruktur, terukur, dan tepat sasaran.
Dengan jaringan lebih dari 20.000 content creator lintas kategori, seperti Beauty & Personal Care, Fashion, Food & Beverage, Health, Home Living, hingga Mom & Baby, SIRCLO StreamLab memastikan kurasi content creator yang niche, sesuai karakter audiens, dan identitas brand. Sistem monitoring yang berkelanjutan turut berkontribusi pada optimasi kampanye secara agile yang memastikan setiap kolaborasi memiliki parameter keberhasilan yang telah ditentukan.
Sebagai contoh nyata dari keberhasilan pendekatan ini, Philips telah melihat hasil yang positif dari kolaborasinya dengan layanan MCN dari SIRCLO StreamLab. Dengan bermitra bersama content creator yang selaras dengan nilai dan audiens merek, Philips berhasil memperluas jangkauan dan keterlibatan di TikTok, yang turut berkontribusi pada peningkatan kinerja e-commerce yang terukur. Beberapa content creator dalam jaringan MCN juga mendapat pengakuan atas performa mereka yang kuat selama periode kampanye ini.
“Konten video kini menjadi cara yang semakin penting bagi konsumen untuk menemukan dan terhubung dengan produk,” ujar Dion Purna Satwika Amudra, Senior Trade and Shopper Marketing Manager untuk Personal Health di Philips.
“Melalui kolaborasi kami dengan layanan MCN dari SIRCLO StreamLab, kami dapat bekerja sama dengan para content creator yang menghadirkan merek kami secara autentik dan relevan. Hal ini membantu memperkuat keterlibatan dan visibilitas di platform online utama, khususnya di ranah video commerce yang berkembang pesat,” tambahnya.