Rajawali Nusindo Perkuat Distribusi Beras SPHP Bulog ke Ritel Modern

0
92

Rajawali Nusindo, anak perusahaan Holding BUMN Pangan ID FOOD, memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menyalurkan Beras SPHP Bulog melalui jaringan ritel modern.

Hingga September 2025, Rajawali Nusindo telah mendistribusikan 8.024.211 kilogram beras SPHP ke berbagai ritel modern, seperti Indomaret, Alfamart, Hypermart, Lion Superindo, Naga Swalayan, Tip Top, Transmart, Foodhall, dan Hero. 

Sekretaris Korporasi Rajawali Nusindo, Sofyan Effendi, mengatakan bahwa distribusi melalui ritel modern dipilih karena jaringannya yang luas dan sistem distribusi yang terukur. 

“Ritel modern menjadi sarana yang efektif untuk memperluas jangkauan distribusi. Masyarakat dapat dengan mudah memperoleh beras SPHP Bulog dengan harga sesuai kebijakan pemerintah, sementara monitoring harga dan pasokan lebih mudah dilakukan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (23/9).

Hingga September 2025 Rajawali Nusindo menyalurkan beras SPHP Bulog ke lebih dari 30 provinsi di seluruh Indonesia. Pulau Jawa tercatat sebagai wilayah dengan volume distribusi terbesar, yakni lebih dari 4,9 juta kilogram.

Dari total tersebut, Jawa Barat menjadi penerima terbesar dengan 1.478.921 kilogram, diikuti Jawa Timur sebesar 963.475 kilogram, Jawa Tengah 800.200 kilogram, serta Banten 863.768 kilogram. Penyerapan di DKI Jakarta mencapai 646.830 kilogram, sementara DI Yogyakarta mencatat 190.875 kilogram.

Baca Juga :   Anak Perusahaan RNI Mulai Produksi HBOT untuk Diabetes, Jantung Dkk

Sofyan menambahkan, pola distribusi beras SPHP dilakukan terpusat melalui distribution center (DC) ritel modern. Skema ini dinilai lebih efisien karena mempercepat rantai pasok dan memastikan produk segera tersedia di rak penjualan. 

“Efisiensi rantai distribusi menjadi kunci agar stok beras SPHP selalu terjaga dan membantu menekan potensi lonjakan harga di pasaran,” tegasnya.

Selain efisiensi distribusi, Rajawali Nusindo juga menaruh perhatian pada kualitas produk. Bersama Bulog, perusahaan menerapkan standar pengawasan mutu berlapis, mulai dari proses pengecekan kualitas hingga akurasi stok sebelum produk dikirimkan. Hal ini memastikan beras SPHP yang diterima masyarakat memiliki standar mutu seragam, baik di Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga kawasan timur Indonesia.

Ke depan, Rajawali Nusindo bersama ID FOOD dan Bulog akan meningkatkan partisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus menyiapkan skema penyaluran beras premium Bulog melalui jaringan ritel modern. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap beras berkualitas, tetapi juga memperkuat peran ritel modern sebagai kanal distribusi strategis dalam menjaga keterjangkauan harga pangan.

Leave a reply

Iconomics