Semester I 2025, Investasi EBT Tembus Rp21,64 Triliun, ICDX: REC Jadi “Pemanis” 

0
58

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT) Indonesia pada semester I 2025 mencapai sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp21,64 triliun. Angka ini mendekati target tahunan sebesar US$ 1,5 miliar, sedikit lebih tinggi dibandingkan capaian 2024 senilai US$1,49 miliar atau Rp24,04 triliun.

Di tengah upaya mendorong investasi hijau, kehadiran Renewable Energy Certificate (REC) kini disebut-sebut bisa menjadi “pemanis” atau sweetener bagi investor. Sertifikat ini dinilai mampu memberi pendapatan tambahan bagi pengembang pembangkit listrik berbasis EBT di luar penjualan listrik utama mereka.

Direktur Utama Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) Fajar Wibhiyadi mengatakan sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) bisa memberikan multiplier effect pada pembangkit listrik berbasis EBT, yaitu dalam bentuk pendapatan lain di luar penjualan listriknya. Adanya pendapatan tambahan ini tentunya bisa mempercepat pengembalian modal investasi (payback period)

 “REC bisa dikatakan semacam insentif bagi pihak yang mengembangkan pembangkit listrik berbasis EBT, dan tidak bisa dinikmati oleh pihak yang mengembangkan pembangkit listrik non EBT. Harapannya tentu dengan adanya perdagangan REC ini, dapat menjadi “sweetener” bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pembangkit listrik berbasis EBT,” ujar Fajar, Kamis (6/11).

Baca Juga :   ICDX: Jepang dan Korea Selatan Ikuti Jejak IEA, Minyak Kian Merosot

Indonesia sendiri memiliki potensi besar untuk mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan seperti tenaga air, surya, panas bumi, angin, hingga tenaga dari sampah.

REC merupakan sertifikat atas produksi listrik dari pembangkit EBT yang diakui secara nasional maupun internasional. Satu unit REC setara dengan 1 megawatt hour (MWh) listrik hijau yang dihasilkan. Di Indonesia, perdagangan REC difasilitasi oleh BKDI/ICDX, yang infrastrukturnya telah terhubung dengan sistem registri Evident I-REC dan APX TIGRs.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics