Terdampak Covid-19, Utang Negara-Negara Miskin Diminta Dibatalkan

0
570

Lebih dari 300 orang anggota parlemen di seluruh dunia mendesak Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia untuk membatalkan utang negara-negara termiskin sebagai langkah menghadapi wavah Covid-19. Juga sebagai langkah untuk mencegah krisis perekonomian secara global.

Gagasan ini seperti yang dilaporkan Reuters pada Rabu (13/5) berasal dari Senator Bernie Sanders dan anggota DPR AS dari Partai Demokrat Ilham Omar. Gagasan ini berangkat dari kekhawatiran negara-negara berkembang dan miskin akan bangkrut karena dampak wabah virus corona.

Virus corona ini diperkirakan menginfeksi lebih dari 4,2 juta orang dan menyebabkan kematian sekitar 287.349 di seluruh dunia. Wabah yang meluas dan tindakan yang diambil untuk mengatasi virus berdampak besar terhadap perekonomian global, terutama di negara-negara miskin yang sistem kesehatannya lemah.

Pasalnya, negara-negara miskin ini terkena krisis ganda. Selain dampak Covid-19, negara-negara ini memang terjebak utang yang besar dan tidak punya sumber daya untuk mengatasi krisis ganda itu.

Sebelumnya, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, pihaknya akan merevisi perkiraan pertumbuhan global dengan penyusutan sekitar 3% pada 2020. Lalu, menyebutkan negara-negara berkembang akan membutuhkan dana lebih dari US$ 2,5 triliun untuk mengatasi krisis ekonomi karena Covid-19 itu.

Baca Juga :   Sidang IPU di Bali Dinilai Momentum Indonesia Aktif Selesaikan Masalah Global

Menurut Sanders, langkah membatalkan utang negara-negara miskin menjadi penting. Karena mereka membutuhkan setiap sen untuk merawat kesehatan rakyat mereka ketimbang membayar utang kepada IMF dan Bank Dunia.

Dengan pembatalan utang tersebut, kata Sanders, setidaknya akan mencegah peningkatan kemiskinan, kelaparan dan penyebaran virus yang mengancam nyawa ratusa juta orang. Adapun pembatalan utang itu diberikan kepada 25 negara termiskin selama 6 bulan atau bahkan bisa diperpanjang jika diperlukan.

Selain Sanders, Jeremy Corbyn (Inggris), Carlos Menem (Argentina) juga ikut menyuarakan langkah-langkah pembatalan utang negara-negara termiskin itu yang terdampak Covid-19.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics