Ajak UMKM Naik Kelas, Asuransi Astra Tekankan Pengelolan Keuangan yang Tepat kepada UMKM Binaan di Batam
Asuransi Astra memberikan literasi dan inklusi keuangan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan Kampung Berseri Astra (KBA) Tua Bakau Serip, Batam.
Kegiatan yang juga mendukung SDGs poin 8, mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi ini, diawali dengan pemberian materi manajemen keuangan usaha secara efektif pada sisi strategi atau perencanaan modal usaha guna mendukung kesejahteraan finansial berkelanjutan oleh Dosen Universitas Internasional Batam, Dr. Suyono Saputra, SE.,MM. Sesi literasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pentingnya asuransi, yang disampaikan oleh Deputy VP MV Marketing – New Account Development Asuransi Astra, Christian Suyoto.
Dalam paparannya, Christian menekankan pentingnya kemampuan dalam mengelola keuangan secara bijak, mulai dari menabung, berinvestasi, hingga memahami peran penting asuransi sebagai bentuk perlindungan finansial.
Menurutnya, pemahaman dan penerapan pengelolaan keuangan yang tepat tidak hanya penting untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga krusial dalam menyusun rencana usaha dan kehidupan jangka panjang dan stabil. Asuransi Astra juga melakukan penyerahan polis Garda Me Micro, asuransi kecelakaan diri kepada para pelaku UMKM guna meningkatkan inklusi keuangan dan memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami manfaat positif dari asuransi, khususnya dalam meminimalisasi dampak risiko yang dapat merugikan.
“Sebagai sama-sama pelaku bisnis, kita tidak boleh berhenti melangkah. Dunia terus berubah, dan setiap perubahan menghadirkan tantangan baru yang menuntut kita untuk terus belajar, beradaptasi dalam memahami dan menjawab kebutuhan pelanggan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengetahuan dan pembelajaran yang diberikan dapat berguna bagi para peserta agar dapat mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan secara finansial, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lebih inklusif guna menciptakan rasa peace of mind dalam setiap langkah kehidupannya di masa sekarang dan mendatang,” kata VP Governance, Risk Management, and Compliance Asuransi Astra, Djoko Nugroho Anindito dalam keterangannya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung UMKM semakin terliterasi. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2023, 90% UMKM di Indonesia belum memiliki akses pembiayaan formal, dan lebih dari 70% belum memiliki pemahaman keuangan yang memadai.
Wajar saja, OJK menargetkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan UMKM sebagai prioritas nasional.