KAI Sediakan 124 Unit Stasiun Air di 58 Stasiun untuk Kurangi Sampah Botol Plastik dari Penumpang

0
8
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan 124 unit stasiun air (water station) di 58 stasiun, dan ditempatkan pada 70 area pelayanan. Fasilitas pengisian air minum gratis tersebut diberikan untuk mengurangi sampah botol plastik yang dihasilkan dari penumpang KAI.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, meningkatnya jumlah penumpang perlu diikuti dengan penyediaan fasilitas yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari selama perjalanan. Penumpang bisa mengisi ulang botol air minumnya tanpa harus membeli air mineral kemasan yang baru.

“Sebanyak 29,86 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal KAI selama 6 bulan pertama 2026. Di tengah besarnya mobilitas tersebut, akses terhadap air minum menjadi fasilitas sederhana yang sangat berguna. Pelanggan dapat mengisi kembali tumbler atau botol minumnya sebelum menaiki kereta api maupun melanjutkan perjalanan,” kata Anne dalam keterangan resminya pada Senin (27/7).

Berdasarkan estimasi konservatif KAI, kata Anne, apabila 1 dari 10 atau 10% pelanggan kereta api jarak jauh dan lokal memanfaatkan fasilitas tersebut, maka potensi penggunaan botol plastik dapat dikurangi sekitar 2,99 juta botol dalam 6 bulan. Estimasi yang digunakan menggunakan asumsi 1 kali pengisian ulang menggantikan 1 botol air minum kemasan ukuran 600 mililiter.

Baca Juga :   KAI Perluas Sertifikasi Tanah yang Baru 40% dari Total Tanah

Dengan penghitungan itu, kata Anne, volume air yang diisi ulang sekitar 1,79 juta liter. “Satu kali pengisian ulang mungkin terasa sederhana, tetapi ketika dilakukan oleh jutaan pelanggan, potensi pengurangan botol plastik menjadi semakin besar,” ujar Anne.

Adapun fasilitas tersebut, kata Anne, tersedia di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, tiap-tiap stasiun ada 8 unit yang ditempatkan pada 4 area. Stasiun Malang memiliki 6 unit pada 3 area. Stasiun Surabaya Gubeng dan Surabaya Pasarturi masing-masing dilengkapi 5 unit.

Fasilitas itu pun tersedia di Stasiun Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Sukabumi, Bandung, Kiaracondong, dan Cirebon. Kemudian, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Kediri, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjungkarang.

KAI pun memastikan air pada fasilitas tersebut aman dan layak dikonsumsi. Kualitas air juga telah melalui pengujian di water quality laboratory yang dikelola oleh Coway International Indonesia bersama Institut Teknologi Bandung.

“Air yang tersedia telah melalui pengujian kualitas sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan tenang. Pengujian dan perawatan fasilitas dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas serta higienis air,” kata Anne.

Baca Juga :   Kolaborasi KAI dan Damri Mengintegrasikan Antarmoda Transportasi

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics