BNI Siapkan UMKM Binaan Jadi Pemain Global di Masa Pandemi
Tangkapan layar YouTube, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar/Iconomics
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyiapkan sejumlah strategi yang dapat membantu para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bertahan dan segera bangkit di masa pandemi Covid-19 ini. Selain, merestrukturisasi kredit, BNI juga membantu pelaku UMKM untuk mengubah model bisnisnya agar berbasis digital.
“Nomor satu yang kita bantu pasti yang terdampak pandemi Covid-19. Kemudian kita bantu restrukturisasi kredit dan memberikan modal tambahan untuk mengembangkan bisnis mereka. Setelah itu, kita ubah basis model bisnisnya untuk jadi platform digital sehingga bisnisnya bisa lebih efisien,” kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar beberapa waktu lalu.
Di masa pandemi ini, kata Royke, perseroan fokus membantu UMKM binaan BNI bertransformasi menjadi pelaku usaha yang berbasiskan digital. Juga mendorong para pelaku UMKM agar dapat memanfaatkan secara optimal jaringan global yang dimiliki perusahaan, terutama untuk memperluas pasar dengan berorientasi kepada bisnis ekspor.
“Pertama, kita mau UMKM ini agar go digital, jadi nanti kita mau ambil ini dari nasabah korporasi, kemudian kita kembangkan ke luar negeri dengan chanel-chanel milik kita,” ujar Royke.
BNI sebagai bank milik negara, kata Royke, siap mendukung kesuksesan program pemerintah di antaranya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat adanya pandemi Covid-19. Karena itu, BNI akan membantu penuh pengusaha Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya ke mancanegara dan mendukung pembiayaan segmen UMKM diaspora di luar negeri.
“Dengan tren cost suku bunga rendah, kita dorong eksportir UMKM ini untuk makin tumbuh dan bersaing supaya ekonomi juga lebih cepat pulih. Bagaimana kita punya jaringan global sehingga UMKM bisa memakai jaringan yang kita miliki untuk ekspor dan go digital,” kata Royke.