Digiserve by Telkom Siap Memitigasi Risiko Baik Bisnis Maupun Teknologi untuk Pelanggan

0
184
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Digital Aplikasi Solusi atau Digiserve by Telkom Indonesia memiliki strategi untuk memitigasi risiko di tengah disrupsi teknologi digital yang berkembang saat ini. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi komunikasi atau information and communication of technology (ICT) managed solution, Digiserve memitigasi risiko baik dari sisi bisnis maupun teknologi.

Presiden Direktur Digiserve Ahmad Hartono mengatakan, pihaknya menerapkan evaluasi bulanan secara rutin untuk mengetahui tren teknologi yang berkembang, termasuk mitigasi risikonya. Lalu, Digiserve dalam memastikan dan jaminan standar keamanan memiliki sertifikasi ISO/IEC 27001.

“Itu juga yang mendasari kenapa kami mengambil sertifikasi 27.001 untuk memastikan bahwa risiko yang terjadi terhadap aspek teknologi terutama yang concern-nya kepada security dapat kami jaminkan,” kata Hartono dalam acara media gathering Digiserve di Wayang Bistro, Jakarta, Kamis (22/2).

Memasuki awal 2024 ini, kata Hartono, Digiserve menargetkan pertumbuhan portofolio managed network services (MNS) software defined wide area network (SDWAN) di atas 10% dan beberapa target proyak yang akan menjadi capaian. “Apa yang menjadi target kami di tahun ini, tentu saja kalau kami di Telkom Grup biasanya menempatkan target itu harus top of the market. Jadi biar kami tetap menjadi market leader, sehingga 2024 ini pun, untuk portofolio MNS services kami tumbuhkan di atas market-nya. Jadi kami tumbuhkan di atas 10%,” ujar Hartono.

Baca Juga :   TikTok Disebut Platform Digital yang Paling Banyak Digunakan di Dunia, Ini Rahasianya

Dari sisi proyek, kata Hartono, Digiserve menargetkan 5 korporasi besar yang masuk dalam radar pada 2024 ini. Dari target tersebut, Digiserve telah berhasil memenangkan 3 proyek dari 5 target yang ditetapkan. Adapun 3 perusahaan tersebut meliputiperusahaan retail Indomaret, Alfamart, dan Mitra Adiperkasa.

“Masih ada beberapa customer lain lagi yang kami targetkan untuk dimenangkan termasuk di BUMN lain,” ujar Hartono lagi.

Untuk mencapai target tersebut, sambung Hartono, Digiserve menerapkan strategi Boost yang merupakan 5 program strategis. Kelima program tersebut terdiri atas build excellent product and solutions, outperform market growth, open new strategic partnership, strengthen the direct channel strategy dan thrive digitalization service excellence.

Masih kata Hartono, pihaknya berkomitmen memberikan solusi yang dapat mendukung bisnis pelanggan melalui penyediaan portofolio produk MNS services, managed cloud service, dan managed digital productivity. Komitmen tersebut juga didukung dengan kehadiran tim ahli yang bersertifikat dan berpengalaman.

“Juga berkomitmen untuk meningkatkan kecepatan delivery, fleksibilitas, kemudahan dan kelincahan dalam memenuhi kebutuhan ICT pelanggan, sehingga dapat menaikkan nilai dan daya saing pelanggan di industrinya,” ujarnya.

Leave a reply

Iconomics