BP BUMN Targetkan Laba Dahana Capai Rp 2 T hingga 2030
Dony Oskaria/Dok. Iconomics
Badan Pengaturan (BP) BUMN menargetkan kenaikan laba PT Dahana (Persero) sebesar Rp 2 triliun, paling lambat hingga 2030. Bila melihat laba Dahana saat ini sebesar Rp 500 miliar, maka sudah mencapai 300% dari terget.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, pihaknya terus mendorong Dahana untuk meningkatkan skala bisnis dengan memanfaatkan potensi pasar yang tersedia. Selain ekspansi kapasitas, Dahana juga diarahkan untuk mengoptimalkan ekosistem Danantara Asset Management (DAM) agar penyerapan, dan utilisasi produksi perusahaan semakin maksimal.
“Jadi yang sehat kayak Dahana itu akan kita ekspansikan. Labanya mereka sekarang Rp 500 miliar, dengan market size yang kita punya, target kita bisa Rp 2 triliun,” kata Dony dalam keterangan resminya pada Selasa (18/8).
Selain itu, kata Dony, perusahaan yang masih menghadapi tantangan akan mendapatkan penanganan melalui skema restrukturisasi. Skema restrukturisasi akan disesuaikan dengan kondisi tiap-tiap perusahaan.
Menurut Dony, pendekatan tersebut dilakukan agar setiap perusahaan dapat fokus menjalankan rencana bisnis yang sesuai dengan karakteristik, dan peluang pasar.
“Yang sakit kita kelompokin sendiri restrukturisasinya. PT DI punya restrukturisasi sendiri, Pindad punya restrukturisasi sendiri, kemudian PAL punya restrukturisasi sendiri, Barata juga punya restrukturisasi sendiri,” tambahnya.
Dengan pendekatan tersebut, kata Dony, ekspansi Dahana diharapkan dapat berjalan lebih agresif dan terarah. Juga mendorong peningkatan kapasitas produksi, dan kinerja laba perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.