Krakatau Steel Terus Kembangkan Infrastruktur Baja Modular, Cepat Dibangun dan Adaptif
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk terus mengembangkan infrastruktur baja modular yang dirancang cepat dibangun, dan adaptif. Upaya itu dilakukan untuk mendukung penyediaan fasilitas publik yang aman dan layak untuk masyarakat. Baja modular adalah komponen baja hasil produksi pabrik yang dirakit di lapangan.
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan mengatakan, transformasi produk baja modular itu menjadi manifestasi nyata dari keberpihakan perusahaan terhadap kepentingan publik.
Akbar menambahkan, baja modular merupakan inovasi konstruksi, dan gerakan sosial dalam menyediakan fasilitas fisik yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Fokus kami melampaui aspek komersial. Kami berkomitmen memastikan teknologi baja nasional hadir sebagai solusi kemanusiaan sekaligus pilar pembangunan berkelanjutan,” kata Akbar dalam keterangan resminya pada Selasa (10/3).
Pemanfaatan teknologi modular itu, kata Akbar, diwujudkan melalui sejumlah proyek pada awal 2026. Dari sejumlah proyek itu di antaranya pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatra Utara pada 2 Februari 2026.
Krakatau Steel, kata Akbar, juga membangun fasilitas layanan kesehatan Klinik Darurat Waskita bagi warga yang terdampak banjir bandang di Bener Meriah, Aceh.
Sejumlah proyek itu, kata Akbar, mampu menunjukkan teknologi baja modular dapat dimanfaatkan untuk membangun fasilitas publik dengan cepat, efisien, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan, serta kenyamanan masyarakat.
Masih kata Akbar, langkah strategis yang dijalankan Krakatau Steel sejalan dengan agenda pembangunan nasional berkelanjutan, yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.