Menteri Erick Puji Sarinah Karena Sabet Penghargaan Sebagai Best Mixed Use Architecture
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara, serta Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria dan Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati, membunyikan angklung sebagai tanda peresmian transformasi Sarinah, Kamis sore (14/7).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Sarinah meraih penghargaan sebagai best mixed use architecture atau arsitektur dengan fungsi campuran terbaik di Indonesia dalam ajang International Property Awards (IPA) 2023. Erick menyebut penghargaan ini merupakan buah kerja keras transformasi Sarinah yang didukung penuh Presiden Joko Widodo.
“Ini menjadi bukti bahwa perubahan besar yang dilakukan Sarinah mendapatkan atensi nyata dari berbagai pihak, termasuk penghargaan dari IPA yang diisi para ahli arsitektur dunia. Ini sangat luar biasa,” ujar Erick di Jakarta dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (27/06/2023).
Erick mengatakan transformasi Sarinah menciptakan pembangunan inovatif dan berkelanjutan dengan mengembalikan desain arsitektur ke bentuk asli sebagai komitmen pelestarian bangunan Sarinah sebagai cagar budaya.
Erick menyampaikan transformasi tersebut juga mengedepankan keseimbangan tata ruang yang mengintegrasikan elemen komersial dan rekreasi yang kekinian tanpa menanggalkan nilai-nilai lokal.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kolaborasi bersama, Sarinah kini tak hanya ‘hidup’ kembali, melainkan juga menjadi pilihan destinasi wisata yang juga menjadi etalase bagi produk UMKM Indonesia,” kata Erick.
Erick menyampaikan transformasi membuat Sarinah punya nilai tambah dan daya tarik bagi para wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Terlebih, pusat perbelanjaan yang dibangun pada 17 Agustus 1962 itu kini memiliki Sarinah Duty Free.
“Sarinah sudah menjadi ikon, destinasi, dan etalase utama bagi produk Indonesia. Alhamdulillah, jumlah pengunjung Sarinah sudah mencapai 7,5 juta orang dalam enam bulan terakhir, dan diharapkan pasca pandemi akan terus meningkat,” ucap Erick.
Erick juga mengapresiasi arsitek lokal, Airmas Asri Indonesia yang berhasil memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan dan masyarakat dalam merenovasi Sarinah. Erick menilai hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki arsitek yang bisa dibanggakan dan bersaing di kancah internasional.
“Kolaborasi Sarinah dan Airmas yang mampu mewujudkan perubahan besar menjadi hal yang sangat membanggakan bagi dunia arsitektur Indonesia,” jelasnya.