Pertamina Patra Niaga Selesaikan 462 Keluhan Kendala Mesin Akibat BBM di Sejumlah SPBU Jatim
PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran Pertalite terus dilakukan sesuai penugasan yang diberikan Pemerintah. Tidak ada rencana menghentikan distribusi Pertalite pada 1 September 2024.
PT Pertamina Patra Niaga telah menyelesaikan 462 keluhan dari 800 laporan yang masuk soal kendala pada mesin akibat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di beberapa SPBU wilayah Jawa Timur. Juga memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat tidak terganggu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Ahad Rahedi menjelaskan, pihaknya memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melewati proses pengawasan yang ketat, mulai dari terminal pengirim hingga penyalur resmi.
Pertamina pun, kata Ahad, akan memberikan kompensasi kepada pelanggan setelah melakukan pengecekan yang telah divalidasi oleh bengkel mitra Pertamina.
“Kompensasi akan diberikan kepada pelanggan yang terdampak setelah proses pemeriksaan dan validasi dari bengkel mitra selesai dilakukan,” kata Ahad dalam keterangan resminya pada Selasa (4/11).
Sebagai bentuk keterbukaan, kata Ahad, Pertamina membuka layanan publik, hingga 10 November 2025, atau menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Selain posko pengaduan, pelanggan yang mengalami keluhan dapat langsung menghubungi Pertamina contact center pada 135, [email protected], atau melalui Instagram @pertamina.135.
“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga dengan mengedepankan aspek layanan cepat dan tepat kepada masyarakat,” ujar Ahad.