Waskita Karya Dapat Kontrak Bangun Sekolah Rakyat Senilai Rp 757,05 M di Aceh
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat kontrak sebesar Rp 757,05 miliar untuk pembangunan sekolah rakyat (SR) di Aceh. Rencanannya sekolah itu akan dibangung pada 3 lokasi yaitu Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.
Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko mengatakan, pengerjaan bagunan SR merupakan bagian dari komitmen Waskita Karya dalam mendukung program pemerintah, dan memajukan bangsa.
Menurut Ari, pihaknya menilai SR mendorong pemerataan kualitas pendidikan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat. Itu sebabnya, Waskita Karya bangga bisa terlibat lagi dalam pembangunan SR.
“Proyek ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia di sejumlah daerah yang sulit mengakses fasilitas pendidikan,” ujar Ari dalam keterangan resmi, Senin (5/1).
Melalui SR, kata Ari, negara memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, dan miskin ekstrem. Program itu menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam mendorong visi Indonesia Emas 2045.
“Kami percaya, semakin cepat penyelesaian bangunan dilakukan, semakin cepat pula masyarakat menerima manfaat dari program ini. Bagi Waskita, pengerjaan Sekolah Rakyat bukan hanya sekedar memenuhi tugas, melainkan juga sebuah upaya mencerdaskan seluruh anak bangsa,” katanya.
Ari menambahkan, Waskita akan mengerjakan bangunan sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA). Kemudian, asrama siswa, guru, sarana olahraga, ibadah, dan gedung serbaguna.
“Sebagai BUMN Konstruksi yang telah berpengalaman selama 65 tahun, Waskita akan fokus membangun infrastruktur yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Jika seluruh anak Indonesia mendapatkan fasilitas pendidikan memadai, maka kemajuan bangsa pada berbagai bidang dapat segera terwujud,” tuturnya.
Sebagai informasi, pada pertengahan November 2025 Waskita Karya telah membangun SR di 5 kabupaten di Sulawesi Selatan senilai Rp 1,23 triliun. Berikutnya pada awal Desember, perseroan pun mendapat kontrak baru berupa pembangunan SR di 4 kabupaten dan 1 kota di Jawa Timur dengan total nilai sebesar Rp 1,16 triliun. Ada pula SR di Sumatra Selatan senilai Rp 719,25 miliar yang diraih pada akhir Desember tahun lalu.