Janji Cikarang Listrindo Kepada Pelanggan Industri Saat Pasokan Gas dari Pertamina EP dan PGN Terganggu

0
221
Reporter: Arif Hatta

PT Cikarang Listrindo Tbk akan mengambil langkah mitigasi dengan memanfaatkan bahan bakar lainnya, untuk memastikan pemenuhan kebutuhan energi pelanggan industri tanpa gangguan, hingga pasokan gas dari PT Pertamina EP (PEP) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali normal.

Dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sekretaris Perusahaan Cikarang Listrindo, Rani Maheswari Miraza menyampaikan bahwa Perseroan dengan ini menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan bahwa saat ini Perseroan tengah mengalami gangguan pasokan gas dari pemasok gas Perseroan.

Cikarang Listrindo memperoleh pasokan gas dari PEP dan PGN berdasarkan kontrak pasokan gas yang berlaku masing-masing hingga Desember 2029 dan Maret 2035.

Rani menyampaikan pada tanggal 5 Agustus 2025, telah terjadi insiden dan unplanned shutdown di area Stasiun Pengumpul Field Subang yang dioperasikan oleh PEP. Kondisi ini berdampak pada pasokan gas bumi ke seluruh pelanggan PEP Jawa Bagian Barat, yang diantaranya adalah PT Cikarang Listrindo Tbk.

Di sisi lain, pada tanggal 10 Agustus 2025, Rani menyampaikan Perseroan menerima informasi awal melalui pemberitahuan resmi dari PGN terkait kondisi penurunan tekanan penyaluran gas ke Perseroan. Selanjutnya, pada tanggal 13 Agustus 2025, PGN menyampaikan pemberitahuan resmi berikutnya terkait masalah tekanan kritis pada jaringan South Sumatera West Java (SSWJ), yang mengindikasikan adanya potensi penurunan tekanan gas yang disuplai ke pembangkit listrik Cikarang Listrindo.

Baca Juga :   Hendi Prio Santoso Didakwa Rugikan Negara Rp255 Miliar

Oleh karena itu, Cikarang Listrindo akan segera mengambil langkah mitigasi dengan memanfaatkan bahan bakar lainnya, untuk memastikan pemenuhan kebutuhan energi pelanggan industri tanpa gangguan, hingga pasokan gas dari PEP dan PGN kembali normal.

Dalam Keterbukaan Informasi BEI, PGN menyampaikan bahwa saat ini terjadi kondisi penurunan penyaluran gas bulan Agustus 2025 oleh pemasok gas/KKKS hulu migas yang berdampak pada pengaliran gas untuk sementara waktu kepada sebagian pelanggan di wilayah Jawa Barat, dan sebagian Sumatera.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menyampaikan kondisi ini disebabkan oleh adanya unplanned shutdown pemasok gas eksisting serta adanya beberapa tambahan pasokan gas yang masih dalam proses finalisasi.

Pihak PGN menyampaikan situasi ini memengaruhi kebutuhan volume gas dan stabilitas penyaluran bagi pelanggan yang saat ini dilayani di wilayah terdampak, sehingga Perseroan meminta pelanggan untuk melakukan pengendalian pemakaian gas sesuai ketersediaan pasokan gas dan menggunakan bahan bakar lainnya bagi pelanggan yang menggunakan peralatan dengan sistem dual fuel.

Dalam kondisi ini, Fajriiyah menyampaikan PGN bersama seluruh pemangku kepentingan sedang melakukan langkah percepatan untuk memperoleh alokasi pasokan gas dan LNG tambahan serta menyalurkannya kembali kepada pelanggan secepat mungkin.

Baca Juga :   Harga LNG untuk Industri Dipatok Lebih Rendah dari Harga Pasar, PGN Kaji Dampaknya terhadap Keuangan Perusahaan

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kelancaran operasional pelanggan, dan kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tulis Fajriyah.

Ia juga menyatakan PGN akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala melalui media komunikasi resmi Perseroan, serta memastikan koordinasi intensif agar pasokan dan layanan gas dapat segera pulih.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics