3 Anggota Direksi PT Merdeka Gold Resources Tbk Mengundurkan Diri
Area pertambangan PT Merdeka Gold Resources Tbk/Dok. MGR
PT Merdeka Gold Resources Tbk menyampaikan pengunduran diri 3 anggota direksi Perseroan. Perseroan menerima surat pengunduran ketiga anggota direksi tersebut pada 18 Maret 2026 lalu.
Dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan menyatakan telah menerima surat penguduran diri dari 3 anggota direksi Perseroan yakni Albert Saputro, David Thomas Fowler, dan Adi Adriansyah Sjoekri pada 18 Maret 2026.
Sekretaris Perusahaan Merdeka Gold Resources menyampaikan bahwa sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan pengunduran diri ketiga anggota Direksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan dan akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, yang akan diselenggarakan Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berikut profil singkat anggota direksi yang mengundurkan diri:
Albert Saputro
Albert Saputro ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada bulan Juni 2025. Mengutip laman Perseroan, peraih Bachelor of Commerce dalam bidang accounting & finance dari University of Sydney, Australia pada tahun 2005 ini memulai kariernya sebagai Treasury & Financial Analyst Jardine Matheson dari 2005 hingga 2007 dan kemudian melanjutkan karir sebagai Senior Analyst di Macquarie Securities Group sejak 2007 hingga 2011 dan PT Deutsche Verdhana Indonesia sejak 2011 hingga 2016.
Saat ini, ia juga menjabat sebagai Vice President Portfolio Saratoga sejak 2016, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak 2021, dan anggota Dewan Komisaris di beberapa Perusahaan Anak PT Merdeka Copper Gold Tbk dan Perseroan, yaitu Komisaris PT Batutua Lampung Elok, Komisaris PT Merdeka Energi Nusantara, Komisaris MAP, Komisaris PT Batutua Pelita Investama, Komisaris PT Merdeka Industri Mineral, Komisaris PT Merdeka Energi Industri, Komisaris PT Bukit Smelter Indonesia, Komisaris PT Cahaya Smelter Indonesia dan Komisaris PT Zhao Hui Nickel (sejak 2022), serta menjabat sebagai Komisaris Utama PT Merdeka Energi Indonesia, Komisaris PT Merdeka Mega Industri, dan Komisaris PT Huaneng Metal Industry (sejak 2023).
David Thomas Fowler
David Thomas Fowler ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada bulan Juni 2025. Mengutip laman Perseroan, peraih Post Graduate Diploma di bidang keuangan dan investasi dari Securities Institute of Australia, Australia pada tahun 2003 ini memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri sumber daya mineral dengan keahlian dalam bidang keuangan, operasional dan pengembangan. Beliau memulai karirnya di Kantor Akuntan Publik Arthur Anderson & Co., Perth, Australia dengan jabatan terakhir sebagai Manager Konsultan Keuangan dan Audit sejak 1987 hingga 1993 dan kemudian melanjutkan karir di berbagai perusahaan pertambangan, antara lain Eltin Ltd. dengan jabatan terakhir sebagai Overseas Development Management di Australia sejak 2002 hingga 2006, Western Metal Ltd. dengan jabatan terakhir sebagai Chief of Financial Officer/Corporate Secretary sejak 2001 hingga 2003, dan Orosur Mining Inc. dengan jabatan terakhir sebagai Chief Executive Officer (Director) di Santiago, Chile sejak 2006 hingga 2013.
Saat ini, Â ia juga menjabat sebagai Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak 2014, dan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi di beberapa Perusahaan Anak PT Merdeka Copper Gold Tbk, yaitu Direktur BSI sejak 2015, Direktur PT Merdeka Tsingshan Indonesia, Direktur PT Batutua Pelita Investama sejak 2021, Komisaris Utama di PT Batutua Tembaga Raya, Komisaris Utama PT Batutua Kharisma Permai, kemudian menjadi Komisaris di PT Batutua Tambang Indonesia, Komisaris PT Batutua Tambang Jaya, dan Komisaris PT Batutua Tambang Nusantara (sejak 2023).
Adi Adriansyah Sjoekri
Adi Adriansyah Sjoekri ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada bulan Juni 2025. Mengutip laman Perseroan, Adi memulai karirnya sebagai Junior Geologist di CSR Ltd Group Companies di Indonesia pada 1988 hingga 1990, dan kemudian melanjutkan karir di berbagai perusahaan, antara lain Billiton di Indonesia Group Companies sebagai Geologis sejak 1989 hingga 1990, PT Newmont Nusa Tenggara sebagai Project Geologist sejak 1991 hingga 1993, PT Newmont Pacific Nusantara sebagai Senior Evaluation Geologist sejak 1994 hingga 2001, Direktur PT Dwinad Nusa Sejahtera – Consulting sejak 2001 hingga 2006 dan Direktur Sumatra Copper and Gold PLC sejak 2006 hingga 2019, kemudian bergabung dengan PT Merdeka Copper Gold Tbk sebagai Presiden Direktur sejak 2014 hingga 2018.
Saat ini, peraih Magister Administrasi Bisnis dari Monash University, Jakarta, Indonesia pada tahun 2003 ini juga menjabat sebagai Direktur di PT Bengkulu Utara Gold sejak 2009, Principal (Exploration Consultant and Management) PT Kanara Pandu Selaras sejak 2012, Sekretaris Perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk sejak 2018 hingga Juli 2025, dan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi di beberapa Perusahaan Anak PT Merdeka Copper Gold Tbk dan Perseroan, yaitu Komisaris MMS, Direktur Utama PT Bumi Suksesindo sejak 2017, Komisaris PT Merdeka Kapital Indonesia, Komisaris PT Merdeka Indonesia Mandiri, Komisaris PT Merdeka Tambang Nusantara, Komisaris PT Batutua Alam Persada, Komisaris PT Batutua Abadi Jaya, Komisaris PT Merdeka Mining Indonesia, Komisaris PT Damai Suksesindo, Komisaris PT Beta Bumi Suksesindo, Komisaris PT Cinta Bumi Suksesindo (sejak 2022), kemudian menjabat sebagai Komisaris di PT Merdeka Karya Tambang, Komisaris PT Merdeka Tambang Jaya, dan Komisaris Utama PT Gorontalo Sejahtera Mining (sejak 2023), Komisaris PT Puncak Emas Tani Sejahtera, Komisaris PT ESG Industri Energi Baru, Komisaris PT ESG New Energy Material, Komisaris PT Zhao Hui Nickel, Direktur PT Sulawesi Nickel Cobalt, Direktur PT Merdeka Energi Baru, Komisaris PT Huaneng Metal Industry, Komisaris PT Sulawesi Batu Kapur, Komisaris PT Sulawesi Anugerah Kekal, Komisaris PT Lestari Nusa Jaya Semesta, Komisaris PT Cahaya Smelter Indonesia, Komisaris PT Bukit Smelter Indonesia, Komisaris PT Sulawesi Industri Pratama, dan Presiden Direktur PT Sulawesi Cahaya Mineral (sejak 2024).